Zona Merah, 1 ASN Konfirmasi Covid-19

0
537
confrensi perst Covid 19 gugus tugas Pemkab BS

Herwan Antoni: Zona Kuning!

KOTA MANNA – Satu ASN tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Kembang Mumpo Seluma, Sc (31), warga Kelurahan Ibul Kecamatan Kota Manna, BS, dinyatakan konfirmasi Covid-19 berdasarkan hasil swab yang dilakukan di RSM Yunus Bengkulu. Meski memiliki keluhan mual dan lemas serta riwayat penyakit tifus (tipes), Sc hanya menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Sc merupakan salah satu pasien konfirmasi Covid-19 cluster Puskesmas Kembang Mumpo, yang hingga Minggu (9/8), sudah ditemukan 8 kasus. Dengan enam orang Nakes dan dua orang anggota keluarga Nakes yang terkonfirmasi Covid-19.

“Untuk saat ini Bengkulu Selatan kembali zona merah. Setelah ada warga yang dinyatakan konfirmasi berdasarkan hasil swab yang dilakukan di RSM Yunus Bengkulu,” ujar kepala Dinkes BS, Siswanto, M.Si, dalam keterangan pers yang disampaikan pada Sabtu (8/8) sore.

Setelah kembali ditetapkan sebagai zona merah, Siswanto meminta masyarakat untuk waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan. “Tentunya tanpa bantuan lapisan masyarakat, Pemerintahan Daerah tidak dapat memutus mata rantai Covid-19,” ujar Siswanto.

Selain satu warga konfirmasi Covid-19, Siswanto juga menyampaikan jika salah satu warga Kecamatan Seginim berinisial Mg (60), dinyatakan reaktif berdasarkan hasil dua kali rapid test yang dilakukan. Mg memiliki riwayat kontak dengan salah satu pasien Covid-19 di Kota Bengkulu. “Untuk kondisi Mg, tidak memiliki keluhan. Rencananya, Senin (hari ini), tim akan melakukan pengambilan sampel swab guna memastikan status Mg,” ujar Siswanto.

Bertambah 9 Kasus

Sementara Itu, Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan kasus positif Covid-19 di Provinsi Bengkulu, Minggu (9/8), bertambah 9 kasus. Total terdapat 252 kasus dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 21 orang.

Herwan mengatakan tambahan 4 kasus dari Kota Bengkulu, 4 kasus dari Seluma dan 1 kasus dari Bengkulu Tengah. “Kasus bertambah 9 kasus pada hari ini (kemarin) dan Sabtu juga ada penambahan 3 kasus,” ungkap Herwan, Minggu (9/8).

Tambahan pasien positif Covid-19 yang terdata, Sabtu (7/8), adalah warga BS. Dengan tambahan kasus ini, dalam sepekan ke depan, jika pasien belum dinyatakan sembuh maka BS akan berstatus zona kuning dari sebelumnya zona hijau. Namun, jika pasien dinyatakan sembuh dan selama 4 pekan kemudian tidak ada tambahan kasus, maka BS akan kembali ke zona hijau.

“Setelah sepekan ditemukan kasus (Covid-19), maka daerah tadinya zona hijau berubah jadi kuning. Mudah-mudahan tidak ada tambahan kasus lagi dan pasien segera sembuh dalam 14 hari ke depan,” kata Herwan.

Dia meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi pencegahan Covid-19, menyusul ditetapkannya Bengkulu sebagai daerah dengan kasus kematian tertinggi.

“Penggunaan masker akan lebih dimasifkan. Juga jika tidak terlalu penting, hindari kegiatan berkerumun dengan banyak orang,” demikian Herwan. (one/cia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here