Warga Diminta Tanam Sayur Mandiri

0
14
Pemanfaatan lahan dengan ditanami sayur-sayuran di Desa Lubuk Sirih Ulu Kecamatan Manna

KOTA MANNA – Untuk mendukung surplus pangan dan menanggulangi angka stunting yang ada di wilayah Bengkulu Selatan (BS), Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) BS, Ir. Iskandar AZ meminta kepada seluruh warga agar membudayakan penanaman sayur secara mandiri.

Selama ini, ia menilai kebutuhan pangan warga sebagian besar masih bergantung bagi produsen sayur yang berasal dari luar daerah. Contohnya dari area Pagaralam dan Kabupaten Rejang Lebong. “Jika perhari dalam satu keluarga itu mengeluarkan uang Rp5000, berapa banyak nominal uang keluar dari wilayah BS. Maka dari itu, mari budayakan penanaman sayur mandiri,” ujar Iskandar.

Dijelaskan Iskandar, jika selama ini keberadaan lahan menjadi keluhan utama warga, itu termasuk alasan yang kurang logis. Sebab, saat ini banyak sekali metode penanaman sayur yang telah dicontohkan pihaknya ataupun yang menjadi tren di media sosial. “Untuk menanam sayur itu tidak perlu lahan yang luas. Bisa menggunakan metode penanaman dalam pot atau polybag, bahkan bisa menerapkan sistem hidroponik,” jelasnya.

Sayur yang ditanampun tidak perlu yang terlalu ribet atau butuh perhatian khusus. Cukup sayur yang betul-betul dibutuhkan sehari-hari serta mengandung gizi yang tinggi. “Bisa menanam sayur bayam, kubis, wortel, tomat dan rempah-rempah. Atau kalau lahannya lebih luasa lagi, bisa menanam cabai,” sambungnya.

Selain menjadi solusi dalam pemenuhan kebutuhan sayur rumah tangga. Apabila dikelola dengan baik tentu memberikan penghasilan bagi warga. “Mudah-mudahan saja kedepan tingkat kesadaran warga untuk menanam sayur lebih baik lagi,” pungkasnya. (cw2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here