Waduh, 5 Kursi DPRD Terancam Hilang

0
386
ilustrasi

TAIS – Terbitnya Permendagri Nomor 09 Tahun 2020 tentang batas Seluma dan Bengkulu Selatan (BS), tampaknya akan memunculkan persoalan baru. Selain kehilangan wilayah sekitar 1.400 hektar, Seluma juga bakal kehilangan kursi di DPRD Seluma.

Sesuai titik koordinat yang ada dalam Permendagri tersebut, ada 7 desa yang kawasannya masuk dalam Kabupaten Bengkulu Selatan. Yaitu, Desa Muara Maras, Serian Bandung, Talang Alai, Talang Kemang, Jambat Akar, Gunung Kembang Kecamatan Semindang Alas Maras dan Desa Suban Kecamatan Semindang Alas.

Anggota KPU Seluma, Divisi Hukum dan Pengawasan, Nazirwan S. Sos mengatakan, sesuai data sementara, ada 3.894 AKWK atau daftar pemilih yang diturunkan ke PPDP untuk dilakukan coklit. Artinya, 3.894 suara yang terancam hilang. Jumlah tersebut merupakan data wajib KTP dari Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

“Desa yang disebut dalam Permendagri tersebut masih tetap dilakukan Coklit. Sembari kami akan koordinasi ke KPU Provinsi dan menunggu petunjuk KPU RI,” tegas Nazirwan kepada wartawan, kemarin. Menurutnya, jika 7 desa itu masuk dalam Kabupaten BS, maka kursi DPRD bisa berkurang di Pemilu selanjutnya.

Hal ini seiring berkurang berdasarkan jumlah penduduk. “Tapi kami belum mengetahui 7 desa ini apakah semuanya masuk dalam wilayah padat penduduk atau tidak. Kalau semuanya masuk wilayah padat penduduk, maka akan banyak calon pemilih yang akan masuk ke Bengkulu Selatan,” ujarnya.

Pihaknya akan berkoordinasi ke Divisi Hukum KPU Provinsi. Karena KPU belum mendapatkan salinan terkait Permendagri tersebut. Sementara itu, sesuai Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang jumlah kursi DPRD, jika jumlah penduduk diatas 200 ribu maka jumlah kursi DPRD sebanyak 30. Jika kurang 200 ribu jiwa, menjadi 25 kursi.

Artinya, jika jumlah penduduk Seluma kurang dari 200 ribu maka kursi yang akan hilang bukan hanya di satu dapil saja., melainkan juga di tiga dapil lainnya. Karena paling tidak, akan hilang 5 kursi. Menurut Nazirwan, jika memang pengurangan kursi karena Permendagri, maka pengurangan tersebut berlaku pada Pemilu selanjutnya. Sementara, imbas lainnya saat ini juga belum diketahui secara teknis. Karena pihaknya, masih menunggu petunjuk KPU RI. (rwf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here