Wabup Bisa Dipilih Tanpa Diusulkan Bupati?

0
18

KOTA MANNA – Hingga kemarin (5/11), dua nama calon wakil bupati (cawabup) Pergantian Antar Waktu (PAW) yakni Rifai Tajudin dan Hadiar Saito yang diusulkan partai pengusung Dirwan-Gusnan (DG) pada pilkada 2015 lalu belum juga disampaikan Bupati BS, Gusnan Mulyadi, SE, MM ke DPRD BS. Padahal waktu yang tersisa untuk menyampaikan dua nama itu tinggal tiga hari lagi.

Jika dua cawabup tidak disampaikan Bupati ke DPRD hingga batas waktu yang ditentukan, maka DPRD bisa melakukan pemilihan sendiri. Karena sebelumnya DPRD juga telah menerima tembusan usulan cawabup dari partai pengusung DG. Namun untuk memastikan aturan tersebut, Pansus DPRD berkoordinasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Besok (hari ini) kami (Pansus Pemilihan Wabup) akan bertemu dengan pihak Kemendagri untuk koordinasi terkait aturan pemilihan wabup. Apakah aturannya memang seperti itu (bisa dipilih DPRD tanpa menunggu dua nama disampaikan bupati) atau seperti apa aturan yang pastinya,” kata Ketua DPRD BS, Barli Halim, SE.

Barli mengakui jika pihaknya belum menerima dua nama cawabup dari bupati. Yang diterima DPRD baru hanya sekedar tembusan dari partai pengusung. Ia berharap agar dua nama cawabup bisa segera disampaikan ke DPRD sesuai waktu yang ditentukan, yakni 14 hari terhitung sejak dua nama cawabup diserahkan partai pengusung ke bupati. “Selain berkoordinasi terkait batas waktu penyerahan dua nama cawabup. Kami juga juga berkoordinasi aturan teknis yang lain mengenai prosedur pemilihan wabup,” sambung Barli.

Ditambahkannya, DPRD ingin pemilihan wabup bisa cepat dilaksanakan. Sehingga kursi wabup yang sudah lama kosong bisa kembali terisi. Jika sudah ada wabup, roda pemerintahan bisa berjalan normal. Tidak semua tugas dibebankan ke bupati. “Kalau DPRD ingin supaya pemilihan wabup cepat selesai dan tuntas, tapi tetap sesuai mekanisme aturan yang berlaku,” tutupnya. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here