Utang Dana Bagi Hasil Lunas Tahun Depan

0
70
Ilustrasi

BENGKULU – Pemprov Bengkulu bakal melunasi utang Dana Bagi Hasil (DBH) ke Kabupaten/Kota pada tahun depan. Pelunasan utang DBH sudah dianggarkan pada APBD 2021 sebesar Rp412 miliar untuk melunasi utang 2018, 2019 dan 2020.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, mengatakan dengan pembayaran ini, Pemprov Bengkulu tidak lagi memiliki utang kepada Pemda Kabupaten/Kota. “Pembayaran utang ini menindaklanjuti rekomendasi BPK RI untuk utang DBH 2018 dan 2019,” tegas Edwar, usai rapat paripurna dengan agenda pembahasan RAPBD 2021, Senin (30/11).

Utang DBH terdiri atas Rp 81,3 miliar pada 2018 dan Rp 166 miliar pada 2019. Pemprov juga akan melunasi utang DBH 2020. Edwar mengatakan setelah APBD 2021 disahkan dan diverifikasi Mendagri, pihaknya berharap pembayaran utang bisa segera direalisasikan. Sehingga tidak menghambat pembangunan di kabupaten/kota.

Terus terutangnya DBH pada kabupaten/kota ini, sambung Edwar, harus menjadi perhatian Pemprov Bengkulu. Pasalnya DBH wajib dan harus diberikan Pemprov Bengkulu untuk mendukung pembangunan daerah ini. Tahun 2021, tambah Edwar, Pemprov Bengkulu menganggarkan belanja modal Rp736 miliar. Anggaran ini harus dimaksimalkan dan program yang ditenderkan nanti tidak melebihi dari besaran pagu anggaran.

“Maksimalkan anggaran yang ada karena pembangunan tidak hanya di Provinsi Bengkulu. Dengan adanya DBH, pembangunan juga dianggarkan ke kabupaten/kota,” demikian Edwar. (cia)