Tornas Plat Hitam Jadi Sasaran Ops. Zebra

0
602
GIO/Rasel

482 Kendaraan Ditilang
KOTA MANNA – Menutupi identitas kendaraan dinas dengan mengganti plat nomor atau menambah modifikasi sepertinya menjadi kebiasaan pejabat dan ASN di BS. Tujuannya tak lain, agar tidak mudah diketahui masyarakat jika kendaraan yang digunakan untuk kepentingan diluar pemanfaatan.
Terbukti, dalam Operasi Zebra Nala 2017 yang dilakukan Sat Lantas Polres BS cukup banyak kendaraan dinas yang ditilang. Beberapa pelanggaran di antaranya lantaran menutupi plat nomor dengan alat modifikasi, tidak membawa surat bahkan ada motor dinas yang plat nomor sengaja dicat warna hitam.
Kapolres BS, AKBP Ordiva SIK melalui Kasat Lantas, AKP I Made Indra Wijaya SIK disampaikan KBO Lantas, Iptu Bambang Budiono, mengatakan salah satu pelanggaran yang paling disorot adalah penutupan plat nomor. Banyak PNS pemegang motor dinas menggunakan penutup plat nomor menggunakan plastik warna biru.
Hal itu sengaja untuk menyamarkan plat nomor. Seakan sepeda motor yang digunakan adalah motor milik pribadi.
“Dalam Undang-Undang Lalu Lintas itu tidak dibenarkan. Makanya beberapa kendaraan dinas yang tertangkap menggunakan penutup plat, kami tilang. Penutup plat nomornya akan kami lepas,” tegas Bambang.
Dia menilai pejabat dan ASN tidak perlu menutupi identitas kendaraan dinas dengan menyamarkan plat nomor. Karena hal itu malah dinilai mempermalukan PNS atau pejabat tersebut karena masyarakat sudah tahu kendaraan yang digunakan adalah kendaraan dinas.
“Harusnya percaya diri saja pakai kendaraan dinas plat merah. Tidak perlu ditutup-tutupi,” sambungnya.
Selain kendaraan dinas yang menggunakan alat modifikasi plat nomor, polisi juga menilang kendaraan yang tidak menggunakan plat nomor sesuai standar. “Kendaraan yang menggunakan plat nomor dimodifikasi juga banyak yang ditilang. Karena itu juga masuk pelanggaran. Harusnya plat nomor yang digunakan yang sesuai standar Polri,” jelas Bambang.
Sementara itu, hingga Minggu (5/11), setidaknya 482 kendaraan yang ditilang dan 24 teguran dikeluarkan Satlantas Polres BS. Pelanggaran yang dilakukan pengendara cukup merata, mulai dari tidak membawa surat kendaraan, tidak memasang kelengkapan sepeda motor. Hingga tidak menggunakan helm hingga melawan arus.
“Target tilang pada giat Ops Zebra tahun ini ada 1.000 tilang. Pelaksanaan giat akan berakhir 14 (November) ini. Sejauh ini pelanggar yang paling banyak itu pengguna sepeda motor. Makanya kami imbau masyarakat dalam berkendara itu patuhilah aturan lalu lintas. Karena itu untuk keselematan diri sendiri dan juga orang lain,” tutupnya. (yoh)