Tenaga Medis Disiapkan Penginapan

0
135
TINJAU : Gubernur Bengkulu saat meninjau gedung tempat isolasi pasien covid 19. FOTO. ICA/Rasel

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan ruang isolasi baru untuk merawat pasien yang diduga terpapar Corona Virus Disease (Covid-19). Bukan hanya pasien, tenaga medis mulai dari dokter dan perawat juga disediakan penginapan beserta fasilitas dan sarana penunjang lainnya.

Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan, pihaknya sudah meninjau Rumah Sakit M Yunus Bengkulu untuk memastikan stok APD untuk tenaga kesehatan dan medis yang menangani Covid-19. “Kita ingin memastikan kebutuhan, termasuk sarana prasarana kesehatan baik untuk tenaga medis ataupun pasien cukup,” kata Rohidin.

Menurutnya, untuk pasien Covid-19 mulai hari ini bakal dirawat di ruang isolasi atau perawatan yang sangat layak, serta representatif dan nyaman. Yakni bertempat di gedung perawatan rawat jalan 4 lantai di RSMY Bengkulu.

Ruangan yang nyaman, kata Rohidin, sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penyembuhan. “Selama ini kondisi ruang perawatan bisa menyebabkan kondisi pasien kian memburuk. Makanya kita pastikan sekarang kondisinya benar – benar nyaman,” ujar Rohidin.

Menurut Rohidin, selama mendapat perawatan, pasien kerap merasa ketakutan dan terputus kontaknya dengan keluarga. Sehingga mulai hari ini (kemarin-red) seluruh pasien masuk baik yang berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19, langsung dipindahkan ke ruang perawatan yang lebih bagus. “Disana ada sekitar 50 kamar dan sangat reprensentatif,” kata Rohidin.

Sementara itu, tenaga medis ruang penginapan disediakan di lantai dua. Sedangkan bagi para tenaga kesehatan, yakni di Badan Diklat Provinsi Bengkulu. “Kita juga pastikan tenaga medis ini bisa istirahat dengan layak. Jadi sarana dan prasarana, seperti televisi, termasuk Wifi dan sarana pendukung lainnya juga dilengkapi,” kata Rohidin

Gunakan Masker Kain

Sementara itu, semakin meningkatnya kasus virus Corona di Provinsi Bengkulu menjadikan masker medis mulai langka di pasaran.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kepada masyarakat untuk tidak membeli atau menggunakan masker medis. Karena masker medis saat ini hanya diprioritaskan untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanggulangan pandemi global ini.”Masyarakat bisa menggunakan masker kain untuk pencegahan diri seperti saat beraktifitas di luar ruangan,” kata Rohidin.

Gubernur Rohidin telah menerbitkan Seruan Gubernur Bengkulu Nomor 360/525/BPBD/2020 tentang Penggunaan Masker untuk Mencegah Penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di provinsi Bengkulu.

Seruan untuk masyarakat yakni selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa terkecuali. Menggunakan jenis masker kain minimal dua lapis yang dapat dicuci. Secara rutin mencuci masker kain yang digunakan, dikerjakan tiap hari. Tidak membeli dan/atau menggunakan masker medis serta menyadari bahwa masker medis diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Lalu, dapat membeli atau membuat sendiri masker kain dua lapis sesuai kebutuhan. Tetap mengutamakan berada di rumah, menjaga jarak aman, sering mencuci tangan dengan sabun dan melaksanakan etika batuk dan bersin.

Bagi yang ingin membantu sesama warga, maka bantulah dengan mengadakan, memproduksi dan membagikan masker kain.”Bagi pengurus wilayah (Ketua RT, RW, Kader PKK dan lain-lain) mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker di luar rumah,” demikian Rohidin. (cia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here