Temukan Orang Meninggal Jadi Pemilih

0
116
ilustrasi

BINTUHAN – Hingga akhir Juli, proses mencoklit untuk Pilkada 2020 yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di sejumlah pemukiman warga di Kabupaten Kaur terus berlangsung. Dalam proses coklit itu, petugas masih menemukan beberapa warga yang sudah meninggal dunia tapi masih masuk dalam daftar sebagai pemilih.

Selain itu, juga ada warga yang pindah domisili hingga yang sudah cukup umur namun belum terdaftar. Kemudian juga ditemukan perbedaan NIK antara pemilih dengan data yang ada di KPU.

“Ada empat temuan yang ada di lapangan sata dilakukan coklat, yakni pemilih sudah meninggal, pemilih baru belum terdaftar, pemilih pindah dan terakhir pemilih yang datanya tak sama seperti NIK dan yang lainnya,” ujar Ketua KPU Kaur Meixxy Rismanto SE, didampingi Komisioner Irpanadi S.Ikom.

Dikatakan Irpan, data tersebut nantinya akan kembali disinkronkan sebelum difinalkan. Namun hasil monitoring yang dilakukan ada perubahan data antara 5-20 an pemilih dalam satu desa. Belum lagi data pemilih yang tidak valid yang juga akan dilakukan perbaikan. “Kita target Coklit selesai tepat waktu, personel kita PPDP yang dilapangan sudah kita ingatkan untuk teliti dalam pencoklitan jangan sampai ada tercecer,” tegasnya.

Berdasarkan data dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Kemendagri. Terdapat sebanyak 92.885 pemilih di Kabupaten Kaur. Terkait dengan data itu KPU Kaur Sedang melakukan pencermatan DP4 bersama PPK dan PPS melalui PPDP.

Hal ini dilakukan untuk memastikan data itu nantinya akan menjadi dasar Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebelumnya Pada pemilu 2019 lalu jumlah DPT Kaur mencapai 89.564 pemilih, artinya terdapat penambahan jumlah pemilih yang perlu dilakukan pencermatan.(jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here