Tata Pantai Tak Harus Pindahkan Nelayan

0
538
ANGGA/Rasel SURVEI: Kepala Dinas Pariwisata serta sejumlah kepala OPD dan tim Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB saat survei lokasi Pantai Pasar Bawah, kemarin (8/11)

KOTA MANNA – Rencana pembangunan dan penataan Pantai Pasar Bawah yang dirancang Dinas Pariwisata BS, sepertinya masih akan tertunda. Sumber anggaran pendanaan sama sekali belum tersedia.
Sebelumnya Dinas Pariwisata berharap kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk penataan Pantai Pasar Bawah. Namun koordinasi Komisi II DPRD BS ke Kemenpar mendapati DAK Pariwisata yang dikucurkan ke BS hanya Rp 1,2 miliar. Nominal itu jauh dari estimasi awal DAK yang akan dikucurkan.
“Sebelumnya diestimasikan kebutuhan anggaran pembangunan dan penataan Pasar Bawah Rp 30 miliar sampai Rp 35 miliar. Koordinasi ke Kementerian Pariwisata, DAK yang akan dikucurkan hanya Rp 1,2 miliar. Jadi kemungkinan besar penataan (Pantai Pasar Bawah) akan tertunda,” tegas Ketua Komisi II DPRD BS, Faizal Mardianto SH.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata sudah membuat master plan penataan objek wisata andalan BS itu. Bahkan sudah dipresentasikan di Kemenpar agar dana yang dibutuhkan dapat dikucurkan.
“Namun anggaran yang dikucurkan tidak sebesar harapan. Kunjungan kami ke Kementerian Pariwisata ini rencananya mau mengetuk hati mereka supaya usulan terealisasi. Tapi apa daya, keputusan itu sudah final, tidak bisa diubah lagi,” tegas Faizal.
Minimnya kucuran anggaran pusat, lanjut Faizal, membuat rencana penataan Pantai Pasar Bawah dipastikan tertunda. Pasalnya APBD BS dipastikan tidak mampu memenuhi kebutuhan anggaran. Ditambah dengan adanya pengurangan DAU yang membuat anggaran daerah semakin minim.
“Paling hanya sekedar pembangunan beberapa fasilitas saja kalau hanya dianggarkan Rp 1,2 miliar. Kalau rencana penataan keseluruhan, itu sulit. Anggarannya dari mana,” ujar Faizal.

Tetap Digenjot
Sementara itu, meski usulan DAK Kemenpar hanya terealisasi Rp 1,2 miliar, Kepala Dinas Pariwisata BS, Drs. H. Yulian Fauzi MAP mengaku akan tetap mengupayakan pembangunan maksimal kawasan Pantai Pasar Bawah. Bahkan, kemarin (8/11), Tim Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB meninjau langsung kawasan Pantai Pasar Bawah.
“Pantai Pasar Bawah ini berpotensi dan sangat menjual. Tetapi harus dikelola oleh tangan-tangan profesional,” kata Ketua Tim Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB, Ir. Ina Herliana Koswara M.Sc.
Ina menyebut pembenahan fasilitas harus diutamakan untuk mempromosikan kawasan tersebut. Dia menyebut keterlibatan unsur pemerintah sangat penting memajukan objek wisata Pantai Pasar Bawah.
Ina mengatakan para nelayan yang ada bahkan tidak dipindahkan atau direlokasi. Cukup ditata menjadi kampung nelayan sehingga memberi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Para nelayan dapat diberdayakan untuk mengolah hasil laut.
“Ditata sebaik mungkin dan ramah lingkungan. Toh keberadaan kampung nelayan ini tidak menganggu, selagi ditata dengan baik,” ujarnya.
Jika terealisasi, sambungnya, kawasan wisata Pantai Pasar Bawah tidak kalah menariknya seperti kawasan wisata Pantai Ancol Jakarta. Ina mengaku pihaknya akan segera membuat pra masterplan pembangunan kawasan.
“Kita buat pra masterplan dulu berdasarkan hasil survei. Nanti akan diketahui usulan-usulan yang akan dibangun. Tahun depan barulah kita buat masterplan,” terang Ina.
Kepala Dinas Pariwisata sendiri menyebut kedatangan tim Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan ITB ini menjadi dorongan semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Pantai Pasar Bawah sebagai kawasan wisata andalan. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD seperti BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Prindag-UM, Bappeda-Litbang, Camat Pasar Manna, Lurah Pasar Bawah serta Pokdarwis Pasar Bawah terkait pengembangan Pantai Pasar Bawah.
“Rakor digelar untuk meminta saran, masukan dan usulan terkait rencana pra masterplan kawasan Pantai Pasar Bawah,” terang Yulian. Hasilnya, OPD setuju dan siap mendukung mewujudkan pembangunan kawasan wisata Pantai Pasar Bawah. (yoh/cas)