Sudah 7 Peringatan Dikeluarkan Bawaslu

Pelanggaran Prokes Covid-19

0
41

KOTA MANNA – Pertemuan terbatas, masih menjadi metode kampanye yang paling banyak dilakukan para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati BS. Namun sayang, amanat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, masih belum sepenuhnya jalankan paslon dan tim kampanye. Bawaslu masih saja menemukan adanya kampanye terbatas yang melanggarkan prokes Covid-19.

Mulai dari peserta yang tidak menggunakan masker, dan jumlah peserta yang hadir melebihi maksimal yakni 50 orang. “Sampai saat ini, sudah tujuh surat peringatan yang kami keluarkan karena melanggar prokes. Tapi belum ada yang sampai dibubarkan. Ketika mendapatkan peringatan, langsung dipatuhi,” ungkap Komisi Bawaslu BS, Erina Okriani SPd kepada Rasel.

Erina tetal mengimbau kepada seluruh paslon dan tim kampanye untuk tetap mematuhi prokes Covid-19 ketika menggelar pertemuan terbatas. Jumlah peserta yang hadirpun tidak boleh lebih dari 20 orang. Penggunaan masker, menjaga jarak, dan penyedian fasilitas cuci tangan harus disediakan dan diterapkan.

“Apa yang kami lakukan berdasarkan aturan. PKPU mengatur dan mewajibkan (prokes) itu. Tapi, untuk kampanye yang lewat dari batas waktu atau pukul 00.00 WIB, belum ada. Pelanggaran masih kepada seputar masker dan jumlah peserta,” imbuh Erina. Diketahui, kampanye mulai dilakukan paslon sejak 26 September hingga 5 September mendatang.

Kampanye merujuk PKPU Nomor 13 Tahun 2020, tentang Pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil, bupati dan wakil bupati dan/atau wali kota, dan wakil wali kota serentak lanjutan dalam kondisi bencana nonalam Covid-19. Dalam pasal 58 ayat 2 poin b ditegaskan bahwa peserta pertemuan terbatas paling banyak 50 orang. Selain itu, wajib menggunakan alat pelindung diri minimal masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu. (and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here