Siapkan Bilik Khusus Bagi Pemilih Bersuhu Badan Tinggi

Siapkan Satu Hazmat di TPS, 6 di PPS

0
16
ilustrasi

KOTA MANNA – Komisioner KPU Bengkulu Selatan (BS), Edvan Diansari SPd memastikan pihaknya tetap memberikan pelayanan baik pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat celcius atau lebih, maupun pemilih yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari pemungutan suara, 9 Desember mendatang.

Hanya saja, diakui Edvan, pelayanan terhadap pemilih tersebut tentunya sedikit berbeda sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Sebelum masuk ke TPS, KPPS akan mengecek suhu tubuh. Bila 37,3 derajat atau lebih, akan diarahkan ke bilik khusus yang posisinya sejajar dengan bilik pemilih lainya,” ujar Edvan.

Sementara, pemilih yang terkonfirmasi Covid-19, KPPS setempat akan berkoordinasi dengan pihak keluarga pemilih tersebut maupun Tim Gugus Tugas Covid-19. Selanjutnya, KPPS akan mendatangi dimana pemilih tersebut mengisoliasikan diri. Dalam hal ini, KPPS akan menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat.

“Setiap TPS akan disediakan satu baju hazmat. Sebagai antisipasi, setiap PPS akan distandbykan 6 baju hazmat. Tidak ada kotak khusus. Kotak suara tetap menggunakan kotak yang di TPS. Sebab pemilih wajib menggunakan sarung tangan dan harus mematuhi protokol kesehatan,” jelas Edvan.

Sesuai PKPU Nomor 6 Tahun 2020 lanjut Edvan, pemeriksaan suhu tubuh bukan hanya diarahkan kepada pemilih, namun juga kepada saksi dan pengawas TPS. Jika lebih dari 37,3 derajat, maka digantikan dengan saksi dan pengawas dari TPS lainnya. “Pasal 71 PKPU Nomor 6 Tahun 2020 menjelaskan bagaimana prokes di TPS. Mulai dari jaga jarak dan wajib bermasker. Pemilih yang tak bermasker, KPPS memberikan masker. Setiap TPS nanti, akan disediakan masker sebanyak 20 persen dari jumlah DPT (daftar pemilih tetap),” sebut Edvan.

Edvan berharap, pelaksanaan hari pemungutan suara nanti berjalan lancar. Seluruh pihak diharapkan mendukung dan mematuhi prokes Covid-19. Pemilih yang telah menggunakan hak suaranya, diarahkan segera meninggalkan TPS guna mencegah terjadinya kerumunan. (and)