Seluma Dilirik Bank Dunia

0
641
RAKOR: Rapat koordinasi PSPAM Provinsi Bengkulu terkait potensi air bersih di Seluma yang dilirik Bank Dunia, kemarin (8/11)

TAIS – Potensi air bersih yang ada di Seluma mendapat perhatian dari Bank Dunia. Sebab, potensi air bersih di Seluma cukup berlimbah namun belum terkelola dengan baik. Maka dari itu, Bank Dunia mengirimkan lima orang mereka untuk melakukan inventarisasi terkait kebutuhan sarana air bersih hingga pemanfaatan oleh masyarakat di Seluma.
“Saat ini jelas di data terlebih dahulu akan kebutuhan sarana dan prasarana air bersih ini. Mengingat seluma ini sudah sangat memadai dan berlebih untuk air bersihnya,”tegas Kasatker PSPAM Provinsi Bengkulu, Eko Kuncoro Ssos ST, Msi.
Sebab, sambungnya. Pada tahun 2018 mendatang bank dunia akan ikut membantu dalam pembangunan dalam segi Sumber Daya Alam (SDA). Sehingga terhitung saat ini sudah dilakukan inventarisir akan kebutuhan. Termasuk melihat kesiapan dari BUMD sendiri dalam pengelolaan air bersih tersebut terkhusus PDAM Seluma sendiri. “Terpenting disini bank dunia juga melihat kemampuan dari pemda seluma dalam ikut memajukan dari BUMD sendiri kali ini PDAM,”ujarnya.
Disampaikan, bantuan bank dunia sendiri kedepannya berupa program kerja dan konsultan dalam meningkatkan pemanfaatan sarana air bersih yang berlimpah di kabupaten Seluma. Dimana saat ini PSPAM di Kabupaten Seluma sudah dimiliki sehingga tinggal memanfaatkan semata. Namun jelas akan terlebih dahulu di hitung akan kebutuhan untuk menghidupkan PSPAM di Kembang Mumpo saat ini.
“Bank Dunia juga melakukan pertemuan tertutup dengan PDAM seluma untuk membahas ini.”sampainya.
Pihaknya juga mengharapkan adanya respon baik dari Pemkab Seluma dengan mengalokasikan anggaran untuk ikut menunjang dan menjalin kerjasama dengan bank dunia ini. Sehingga sejumlah peningkatan kebutuhan air bersih di kabupaten Seluma bisa dibantu oleh bank dunia ini. “jelas dukungan anggaran dan kerjasama dari Pemda Seluma juga harus sudah terjalin dan komitmen ini ada.”harapnya. (rwf)