Sekolah Belum Boleh Tatap Muka

0
187

KOTA MANNA – Rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah yang dimulai Januari ini tampaknya masih belum akan dilakukan. Melonjaknya kasus warga Bengkulu Selatan (BS) yang terpapar covid-19, membuat Dinas Dikbud BS kembali menginstruksikan KBM di rumah saja atau secara online (daring).

Untuk jenjang SD dan SMP, Dinas Dikbud BS telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/97 tentang Pedoman Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran 2021. Isinya, awal semester genap tetap dimulai pada hari Senin (4/1) mendatang. Namun proses pembelajarannya digelar secara daring hingga 16 Januari untuk menghindari siswa dan guru terpapar virus corona.

“Sejauh ini dari SE kami keluarkan, 12 hari kedepan terhitung tanggal empat Januari. Satuan pendidikan SD/SMP akan menggelar KBM secara daring. Untuk itu, semua perlengkapan mohon disiapkan dan jangan ada sekolah yang menunda pembelajaran,” ujar Kepala Dinas Dikbud BS, Rispin Junaidi, M.Pd melalui Kasi Kurikulum Bidang Dikdas, Sarjono, S.Pd.

Dijelaskan Sarjono, jika selama masa belajar daring tersebut kasus covid-19 kian meningkat. Pihaknya akan mengkaji ulang SE yang telah dikeluarkan, agar dirumuskan dalam SE selanjutnya. “Perlu diketahui bahwa, SE saat ini ketetapannya bisa berubah. Jika kasus terus merebak, maka KBM daring akan diperpanjang lagi,” terangnya.

Sementara kegiatan KBM di jenjang SMA/SMK/SLB juga dilakukan secara daring hingga batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut tertuang dalam SE Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu Nomor 420/6980/DIKBUD/2020 Tentang Penundaan Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka Pada SMA, SMK dan SLB.

“Ya tetap diikuti instruksi dari Kadis Dikbud Provinsi. SE tersebut sudah berlaku sejak awal semester genap tahun ajaran 2020/2021 hari Senin (4/1) mendatang,” ujar Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Manna, Diazdado Putrajaya, SE, M.Si dihubungi Rasel via telepon Jumat (1/1).

Sedangkan sistem pembelajaran di satuan Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) yang berada di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) BS. Tetap menerapkan kegiatan belajar mengajar daring hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami tetap mengikuti kebijakan pembelajaran yang ada di lingkup sekolah umum. Untuk itu, masing-masing madrasah diimbau agar menyiapkan materi pembelajaran secara online. Disamping itu, jangan ada yang menunda kegiatan pendidikan,” tegas Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag BS, H. Ahmad Syukri, M.Pd. (cw2)