Segera! Belasan Kepsek Bakal Diganti

0
260
Dinas Dikbud berancana akan melaksanakan mutasi kepala sekolah dan guru. Tampak foto sejumlah kepsek pada suatu acara di aula Dinas Dikbud BS beberapa waktu lalu

Eselon III dan IV Menanti

KOTA MANNA – Jika sebagian masyarakat menyambut tahun baru dengan suka cita, namun mungkin tidak bagi kepala sekolah (kepsek) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Pasalnya, memasuki tahun baru 2020, rencana mutasi kepsek telah dirancang.

Bahkan, Kabid Pendataan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dikbud BS, Zero Kurniawan, S.Sos, menyatakan, mutasi akan dilaksanakan pada pertengahan Januari 2020. “Insya Allah, pertengahan Januari. Saat ini semua berkas sudah masuk dan tinggal menunggu teknis di lapangan,” ujar Zero.

Menurut Zero, mutasi tersebut dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemajuan sekolah, serta penyegaran dalam organisasi lembaga pendidikan. Saat ini, total kepsek yang berada di bawah naungan Dikbud BS ada sebanyak 166. Terdiri 21 kepala TK, 115 kepala SD dan 30 kepala SMP.

Dari jumlah tersebut, 12 posisi kepsek dipastikan diganti. Pasalnya, delapan kepsek sudah memasuki masa pensiun, dua sakit, dan dua lainnya mengundurkan diri karena faktor umur dan kesehatan. “Bagi calon kepala (Cakep), diminta agar tetap aktif dan menunjukkan kualitas diri. Karena, kompetensi diri juga menjadi peluang untuk lulus cakep,” pungkasnya.

Seorang guru lanjut Zero, bisa menjadi kepsek dengan golongan minimal 3C dan umur maksimal 56 terhitung sampai dengan berkas masuk. Selain itu, cakep juga sudah harus mempunyai Nomor Unik Kepala Sekolah (NUK). “Apabila tidak ada NUK, jika nanti ia terpilih menjadi kepsek, bisa berdampak kepada sekolah. Misalnya, tidak bisa mendapatkan bantuan seperti dana BOS, BOP dan lainnya,” sebut Zero.

Eselon III & IV

Di sisi lain, Tim Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) telah menetapkan tiga besar nama-nama peserta yang berhasil lulus seleksi. Saat ini nama-nama tersebut sudah diserahkan ke Bupati BS, Gusnan Mulyadi, selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Selanjutnya, akan dijadwalkan proses pelantikan untuk masing-masing yang terpilih menduduki posisi jabatan yang dilelang. Dari enam posisi jabatan yang dilelang tersebut diperkirakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan diperkirakan awal tahun depan atau Januari 2020, dan masih menunggu rekomendasi dan persetujuan KASN.

“Nama-nama yang masuk tiga besar sudah diserahkan Pansel ke bupati. Sekarang masih menunggu rekomendasi KASN untuk pelantikan. Diperkirakan sudah awal tahun nanti,” ujar Kepala BKPSDM BS, H Minarman SH didampingi Kabid PIMP, Salman Haryanto, S.Ip.

Dijelaskan Salman, untuk saat ini dari tiga besar yang ditetapkan masing-masing jabatan ada 18 nama yang siap bersaing memperebutkan enam posisi JPTP lingkungan Pemkab BS. Semua yang masuk posisi tiga besar setiap posisi jabatan berpeluang sama untuk dipromosikan menduduki jabatan eselon II, tinggal menunggu keputusan bupati.

“Untuk penetapan siapa yang bakal dilantik itu kewenangan bupati. Yang pasti proses dan tahapan sudah semua dilakukan Pansel, hasilnya sudah didapat tinggal bupati yang menentukan,” jelasnya. Sementara itu, terkait dengan pelantikan enam pejabat yang dipromosi menjadi pejabat eselon II, maka posisi jabatan sekarang dipastikan bakal kosong.

Hal ini akan menambah deretan posisi jabatan eselon III yang kosong. Karena itu akan dipersiapkan mutasi kembali untuk pengisian jabatan tersebut. Diperkirakan mutasi jabatan eselon III dan IV baru akan dilaksanakan setelah pelantikan enam pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi JPTP. “Sejauh ini belum ada instruksi untuk penyusunan mutasi eselon III dan IV, bisa jadi setelah pelantikan para pejabat eselon II nanti,” kata Salman. (cw2/one)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here