Satu Warga Kaur Positif Covid

0
217
JALANI PEMERIKSAAN: Sejumlah tenaga medis berada di lokasi isolasi bersama tim dokter yang usai melakukan pemeriksaan kesehatan

BENGKULU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan 9 kasus konfirmasi Covid-19 baru per 9 Oktober 2020. Tujuh kasus dari Kota Bengkulu, 1 kasus dari Kaur dan 1 kasus dari Kepahiang. Total kasus di Provinsi Bengkulu mencapai 788 orang.

Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan satu kasus dari Kaur adalah pria berumur 30 tahun dan belum ditemukan riwayat kontaknya. “Memiliki gejala batuk, pilek, lesu, sakit tenggorokan dan melakukan isolasi mandiri di rumah,” beber Herwan, Jumat (9/10). Dengan tambahan kasus itu, Kaur mencatatkan 5 kasus positif covid-19, dengan empat kasus Nakes, sudah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, ada tambahan satu kasus pasien meninggal dunia. Total ada 38 kasus meninggal. Yakni warga kota Bengkulu dengan memiliki penyakit penyerta. “Pasien meninggal dunia merupakan perempuan berusia 54 tahun. Sempat dirawat di RSM Yunus Bengkulu,” terang Herwan.

Ia mengatakan, banyak pasien covid-19 yang tidak ditemukan riwayat kontaknya. Sehingga tidak diketahui asal mula terpaparnya. Namun kontak tracking dengan orang terdekat tetap dilakukan untuk menghindari penyebaran covid-19.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya yang banyak terjadi kerumunan orang. “Selalu gunakan masker dan menjaga jarak,” demikian Herwan.

Membaik

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kaur menyatakan kondisi empat tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya positif terpapar covid-19 terus membaik. Nakes yang bertugas di Puskesmas Lungkang Kule tersebut hingga kemarin masih menjalani isolasi. Kondisi pasien ini diunggah di laman facebook puskesmaslungkangkule_id Jumat (9/10).

Namun menariknya, dalam postingan tersebut juga menegaskan jika kondisi empat pasien juga bebas dari Covid-19. Menurut mereka sesuai pedoman penanganan Covid-19 Revisi ke V pihaknya sudah melakukan isolasi mandiri dan sudah tidak ada keluhan sehingga dinyatakan “SUDAH SEHAT dan BEBAS DARI COVID-19” (surat terlampir) tulis akun tersebut.

Sementara, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Juli Haryanto, S.Kep ketika dikonfirmasi terkait cuitan tersebut membenarkan sudah menerbitkan surat keterangan sehat kepada 4 tenaga medis di Puskesmas itu dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter. Dia juga meminta masyarakat yang ada di sekitar Puskesmas dan juga yang ada di Lungkang kule tidak perlu khawatir dengan kondisi tersebut. “Iya kondisinya sudah sehat namun belum menjalani tes swab ulang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Kaur Ujang Syafiri, S.Pd menegaskan saat ini sedang dilakukan persiapan untuk pengambilan sampel swab seluruh pegawai Puskesmas Lungkang Kule termasuk pihak pihak yang kontak erat dengan yang bersangkutan.

Pengambilan swab ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pegawai di kantor itu tak ada yang tertular Covid-19. “Kita lagi melakukan persiapan untuk swab seluruh pegawai Puskesmas termasuk juga rencana rapid test,” imbuhnya. (cia/jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here