Rusak Rumah Tangga Orang, Perangkat Desa Dipecat

0
876
Ilustrasi

SEGINIM – Pelanggaran amoral tidak hanya dilakukan oknum kepala desa (kades) saja, oknum perangkat desa pun sama. Kasi Pelayanan Desa Durian Seginim Kecamatan Seginim, SH diberhentikan dari jabatannya karena diduga selingkuh dengan salah satu warga desa setempat yang masih berstatus istri orang.

Camat Seginim, Mardalena, SPd, MSi membenarkan telah menerbitkan surat pemberhentian perangkat desa tersebut. Langkah itu dilakukan setelah pihaknya melakukan rapat bersama pihak terkait dan mengumpulkan bukti terkait pelanggaran amoral yang dilakukan SH.

“Saya sudah menandatangani surat perintah pemberhentian SH dari jabatannya sebagai Kasi Pelayanan Desa Durian Seginim. Surat tersebut sudah disampaikan ke penjabat kades desa tersebut untuk ditindaklanjuti dengan diterbitkan SK pemberhentian,” kata Mardalena saat dihubungi wartawan, Jumat (20/11).

Dikatakan Mardalena, dasar penerbitan surat perintah pemberhentian perangkat desa tersebut adalah laporan dari Penjabat Kades dan juga keresahan warga. Sebab warga di desa tersebut sudah resah dengan informasi perselingkuhan yang dilakukan SH dengan salah satu wanita tersebut.

Warga pun meminta pihak pemerintah desa dan juga kecamatan segera memberhentikan SH dari perangkat desa. “Keputusan itu diambil berdasarkan hasil musyawarah dengan penjabat kades, BPD, masyarakat dan juga suami dari wanita yang diduga selingkuh dengan perangkat desa itu,” sambung Mardalena.

Dalam keterangan Su yang merupakan suami dari wanita yang berselingkuh dengan SH menyampaikan bahwa dirinya sangat kesal dengan ulah SH tersebut. Hal itu merusak rumah tangganya. “Selain keterangan dari suami wanita tersebut. SH pun mengakui perbuatannya tersebut,” terang Camat.

Dengan telah diterbitkan surat perintah pemberhentian tersebut, Camat meminta Penjabat Kades Durian Seginim secepatnya menerbitkan SK pemecatan SH dari jabatannya sebagai Kasi Pelayanan. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi lagi kegaduhan ditengah masyarakat dan pemerintahan di desa pun bisa berjalan normal. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here