Reaktif, 10 ASN Kaur Jalani Tes Swab PCR

0
20
RAPID TEST: Sejumlah ASN BKD Kaur menjalani rapid tes. Sementara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kaur melakukan penyemprotan di lingkungan kantor, Selasa (27/10)

BINTUHAN – Pemkab Kaur akhirnya menutup sementara kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur. Hal itu terpaksa dilakukan lantaran adanya ASN yang positif terpapar covid-19. Gugus Tugas juga langsung melakukan penelusuran perjalanan dan menggelar rapid test terhadap ASN yang sudah kontak erat dengan pasien konfirmasi.

Sejak Senin hingga Selasa (26-27/10), tercatat 10 ASN dari 83 orang yang menjalani rapid test, dinyatakan reaktif. Sebelumnya, rapid test juga dilaksanakan di kantor Inspektorat Daerah, Bappeda-Litbang, staf Setda hingga kantor KB.

Kepala BKD Kaur, Alian Suhadi, S.Pd, ditemui di sela pelaksanaan rapid tes, mengaku seluruh ASN dan honorer wajib menjalani rapid test. Hal ini untuk menyisir dan memastikan pemaparan Covid-19. “Hari ini, kita targetkan rapid selesai. Untuk sementara, kantor pelayanan kita tutup terlebih dahulu, nanti kita buka kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kaur, H. Nandar Munadi, M.Si, mengambil langkah cepat terkait mencegah penyebaran covid-19. Melalui surat bernomor 900/619/BKD/KK/2020 menyurati sejumlah OPD untuk melakukan penutupan sementara kantor BKD Kaur.

“Sehubungan salah satu staf BKD dinyatakan konfirmasi Covid-19, untuk memutus mata rantai penyebaran virus, pelayanan BKD untuk Selasa, 27 Oktober, ditutup. Serta akan dibuka kembali secara terbatas mulai 2 November mendatang,” ujar Sekda dalam surat edaran yang disampaikan.

Ditambahkan Kabid P2P Dinkes Kaur, Juli Haryanto, SKM, hingga kemarin ada 10 orang yang diambil sampel Swab PCR yang dikirim ke RSM Yunus Bengkulu. Pengambilan sampel swab lantaran 10 orang ASN dan honorer BKD dinyatkaan reaktif hasil rapid test. Dia mengaku hasil rapid tes belum terjamin akurasinya. “Jadi perlu dilakukan uji swab PCR langsung ke RSM Yunus,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaur, Ujang Syafiri, S.Pd, mengaku pihaknya bekerja sama dengan sejumlah pihak, terus melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan disinfektan. Mulai dari sarana ibadah hingga gedung kuliner dan beberapa fasilitas lainnya yang ada di Kaur. Seperti gedung kuliner sekolah dan lainnya.

Seluruh kantor OPD lingkungan Pemkab Kaur sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. “beberapa lokasi sudah kita semprot disinfektan. Harapan kami, Covid-19 tidak meluas,” imbuhnya.

Gugus Tugas mencatat, dari 14 orang yang dinyatakan positif covid-19 di Kaur, 8 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 6 orang lainnya, masih dalam status positif. Mereka terbagi dari klaster OPD dan 3 orang warga.

“Kami masih terus melakukan komunikasi dengan pihak Dinkes Provinsi Bengkulu. Nanti bila ada perkembangan, akan diinformasikan secepatnya,” tutupnya. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here