Pemilihan Guru Berprestasi Ditiadakan

0
1080
Sejumlah Guru dan Kepsek di Bengkulu Selatan dalam suatu acara beberapa waktu lalu ( Foto/Doc Radar Selatan)

KOTA MANNA – Mewabahnya virus corona membuat sejumlah kegiatan dan program di sejumlah OPD termasuk Dinas Dikbud terganggu bahkan dibatalkan. Setelah bantuan seragam dan ATK ke siswa dibatalkan. Kini program pemilihan guru berprestasi (gupres) yang setiap tahunnya dilakukan juga ditiadakan tahun.

“Ya terpaksa seleksi gupres belum bisa dilaksanakan, sebab anggaran sebesar Rp 113 juta tersebut pada awal-awal covid-19 sudah ditarik oleh pusat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) BS, Rispin Junaidi, M.Pd.

Baca Juga : 12 Tahun Seluma Sandang Opini WDP

Sementara itu, Kasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Dikbud BS, Ariaty Devi, S.Pd menjelaskan bahwa untuk jumlah peserta sendiri, tiap tahunnya selalu ramai. Terdiri dari guru TKN, Guru SDN, Guru SMPN dan Pengawas. “Untuk jumlah peserta tidak kami batasi, yang penting mereka masuk standar kualifikasi,” ungkap Devi.

Standar kualifikasi yang dimaksud yakni peserta minimal dengan latar belakang pendidikan strata 1 (S1), sudah mempunyai sertifikat uji kelayakan mengajar, mempunyai metode binaan terhadap program pembelajara yang tidak menjiplak hasil karya orang lain.

“Kalau untuk aspek yang dinilai, banyak sekali yakni mulai dari hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang disusun, kemudian beberapa uji kompetensi yang dicapai,” jelas Devi.

Lanjut Devi, untuk tahap pertama seleksi biasanya per satuan pendidikan akan dikelompokkan menjadi enam besar terlebih dahulu. Kemudian akan dilakukan seleksi lagi untuk mendapatkan gupres kategori terbaik. “Untuk reward biasanya dari tingkat kabupaten ini per orangnya mendapat uang saku lebih dari dua juta rupiah,” sambung Devi.

Dengan demikian, pihaknya berharap agar masing-masing guru tetap bersabar dan tidak putus asa atas ditiadakannya seleksi gupres pada tahun ini. Apabila kondisi perekonomian daerah sudah kembali normal, maka program tersebut akan direalisasikan kembali. “Kepada teman-teman dewan guru agar tetap semangat dan buktikan kompetensi sebagai tenaga pendidik yang profesional,” tutup Devi. (cw2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here