Pemda Diminta Tangani Kekurangan Modal Bank Bengkulu

0
7

BENGKULU – DPRD Provinsi Bengkulu mengusulkan agar pemerintah daerah di Provinsi Bengkuku dapat menangani persoalan kekurangan modal inti Bank Bengkulu sebesar yang mencapai Rp134 miliar. Sehingga tidak perlu dijual ke pihak investor. Di mana manajemen Bank Bengkulu berencana akan menjual sebagian sahamnya ke PT Mega Corpora milik mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Suharto mengaku khawatir jika sebagian besar saham bank milik Pemerintah Provinsi Bengkulu itu dimiliki perusahaan besar, maka kewenangan pengelolaan akan menjadi terbagi. “Yang namanya sudah penyertaan modal di dalam suatu organisasi itu tentu dia mempunyai hak sesuai dengan porsi yang ada,” kata Suharto, Rabu (18/11).

Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mendorong pemerintah desa di daerah ini berinvestasi di Bank Bengkulu dengan cara membeli saham menggunakan dana desa. Para bupati juga diminta untuk membuat regulasi agar dana desa itu bisa digunakan untuk membeli saham Bank Bengkulu. “Di Bengkulu ada 1.600 desa dan kalau setiap desa menyumbang Rp10 juta sudah berapa duitnya,” kata Suharto.

Komisaris Bank Bengkulu Ridwan Nurazi mengatakan, keputusan tindak lanjut kerjasama antara Bank Bengkulu dengan PT. Mega Corpora akan ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya digelar Senin mendatang. “Senin depan kami akan menggelar RUPS dan disana akan ditentukan,” demikian Ridwan. (cia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here