Pasutri Jadi “Agen” Sabu

0
126
TANGKAP : Sat Res Narkoba Polres BS berhasil meringkus empat tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. (GIO - Rasel)

KOTA MANNA – Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkulu Selatan (BS) berhasil meringkus empat tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Empat tersangka yakni DK (30), Jalan Mandi Angin RT 02 Kelurahan Belakang Gedung, dan DR (38), warga Jalan Gedang Melintang RT 04 Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna.

Selain itu, pasangan suami istri (pasutri) berinisial Az (31), warga Kelurahan Tanjung Ancang Kecamatan Koto Kabupaten Muaro Tebo Provinsi Jambi, dan istri sirihnya berinisial DHS (39), warga Jalan Iskandar Baksir Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kasat Narkoba, Iptu Welli Malau, SIK MH mengatakan, empat tersangka ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda. Ke empat tersangka juga tidak terlibat jaringan yang sama.

“Tersangka Az dan DHS ditangkap Minggu (9/8) sekitar pukul 11.32 WIB di Jalan Kapten Idris Kelurahan Pasar Baru Pasar Manna. Sedangkan tersangka DK dan DR ditangkap pada Minggu (9/8) sekitar pukul 19.32 WIB di kediaman tersangka DK,” kata Kasat Narkoba.

Kronologis penangkapan tersangka Az dan DHS berawal pada Minggu (9/8) Anggota Sat Res Narkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada orang yang membawa narkoba jenis sabu-sabu menggunakan mobil Toyota Calya BD 1022 BC yang melintas di jalan lintas Manna-Pagaralam. Dari informasi tersebut, Tim Opsnal yang dipimpin Kasat Narkoba melakukan pengintaian dan berhasil menghentikan mobil tersebut.

Saat dilakukan penggeledahan badan dan kendaran, ditemukan narkotika golongan satu jenis sabu yang dibungkus dalam plastik klip bening, yang dibungkus lagi dengan plastik warna hitam dan diikat dengan karet ban dalam sepeda motor dan diletakkan di dalam kap mesin mobil, tepatnya di dudukan aki. “Setelah menemukan barang bukti tersebut. kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres,” terang Kasat Narkoba.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka merupakan agen sabu-sabu yang memiliki pembeli di Kabupaten BS. Bisnis haram tersebut sudah lama ditekuni dan mendapat keuntungan yang cukup besar.

“Barang bukti sabu-sabu yang kami sita dari tersangka Az dan DSH itu dibeli dari bandar di daerah Rupit (Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Musirawas Utara, Sumsel). Rencananya itu akan mereka jual lagi ke pemakai di Bengkulu Selatan,” beber Kasat Narkoba.

Sementara tersangka DK dan DR merupakan target operasi yang memang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Sat Res Narkoba. Kedua tersangka merupakan bandar sabu-sabu yang menjual sabu-sabu kepada tersangka Adi yang telah diringkus pada 3 Mei lalu. “DK dan DR merupakan DPO kami. Karena berdasarkan LP sebelumnya dengan tersangka Adi, kedua tersangka ini pernah menjual 10 paket sabu-sabu kepada Adi,” beber Kasat Narkoba.

Kedua tersangka ditangkap saat sedang beristirahat di kamar dan ngobrol di rumah DR. Saat dilakukan pengeledahan di rumah tersangka, Tim Opsnal Sat Res Narkoba tidak menemukan barang bukti. “Empat tersangka sudah diamankan dan masih diperiksa lebih lanjut untuk dilakukan pengembangan,” demikian Kasat Narkoba. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here