Pasutri di Bengkulu Selatan Hanyut Saat Sebrangi Sungai Pakai Rakit

0
183
Korban saat dievakuasi warga dalam kondisi sudah meninggal dunia. FOTO: GIO/Rasel

Suami Ditemukan Tewas

PINO – Pembangunan dan perbaikan jembatan pendukung aktivitas masyarakat harus menjadi perhatian Pemda BS. Sebab di wilayah BS masih banyak jembatan penghubung ke lokasi perkebunan dan persawahan yang kondisinya rusak, bahkan belum tersedia. Karena kondisi itu, masyarakat pun terpaksa menyeberangi sungai saat pergi ke kebun atau sawah meski harus menantang bahaya.

Peristiwa pasangan suami istri (pasutri), Sapri (70) dan istrinya Surni (65), warga RT 04 Kelurahan Masat Kecamatan Pino yang hanyut di sungai Air Manna pada Senin (20/1) sekitar pukul 17.32 WIB adalah salah satu contohnya. Pasutri itu pulang dari sawah nekat menyeberangi sungai Air Manna menggunakan rakit karena jembatan penghubung dua sisi sungai putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu dan belum diperbaiki.

“Dua korban menyeberangi sungai dengan cara naik rakit. Soalnya jembatan di lokasi itu sudah putus, sehingga tidak ada pilihan lain kecuali naik rakit,” kata Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kapolsek Pino, Ipda Saryono.

Saat keduanya berada di atas rakit di tengah sungai, debit air tiba-tiba membesar. Sehingga rakit yang ditumpangi terbawa arus. Keduanya pun terjatuh dari atas rakit. Beruntung sang istri berhasil menggapai kembali rakit dan naik lagi ke atas rakit. Sementara Sapri terbawa arus ke hilir.

Jasadnya baru ditemukan warga yang sedang mencari sayur pakis sekitar pukul 10.42 WIB, Selasa (21/1) di tepi sungai Air Manna wilayah Desa Gedung Agung Kecamatan Pino, atau berjarak sekitar tujuh kilo meter dari lokasi korban hanyut. “Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” sambung Kasat Sabhara, AKP Syafik.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. Pihak keluarga pun ikhlas dengan kepergian korban. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pencarian korban selama hampir 15 jam.

“Almarhum sudah dimakamkan siang tadi (kemarin),” ujar Sandri, salah seorang keluarga korban. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here