Pasar Inpres Sepi, Pedagang Pindah Lapak

0
980
JULIANTO/Rasel PANTAU: Petugas Dinas Koperindag-UKM Kaur memantau los kosong Pasar Inpres, kemarin (24/10)

Ke Terminal Bayangan
KAUR SELATAN – Kondisi Pasar Inpres Kota Bintuhan banyak dikeluhkan para pedagang. Terutama setelah adanya terminal bayangan dan pasar dadakan yang berada di samping lokasi tersebut.
Banyak pedagang baru yang membuka lapak di luar pasar. Bahkan banyak pedagang yang ikutan pindah lapak berjualan. Aktivitas turun naik penumpang maupun bongkar muat barang membuat suasana Pasar Inpres semakin tak tertata.
Hal itu membuat Ikatan Pedagang Pasar Inpres Kaur (IPPIK), melayangkan surat kepada Pemkab Kaur agar dilakukan penertiban. Ketua IPPIK meminta terminal serta lapak pedagang di luar Pasar Inpres dapat segera ditertibkan.
Surat tersebut disampaikan ke Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Kecil Mikro (Koperindag-UKM) Kaur dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaur. “Kalau begini, jelas kami yang berjualan di dalam pasar rugi. Pembeli tidak ingin masuk ke pasar lagi, karena sudah banyak pedagang yang buka lapak di luar,” ungkap Ketua IPPIK, Hendra (40), ditemui di Pasar Inpres, kemarin (24/10).
Kondisi ini diperparah dengan tidak beroperasinya terminal, sehingga banyak kendaraan yang bongkar muat maupun menaikkan dan menurunkan penumpang di lokasi yang bukan tempatnya. “Coba perhatikan sendiri, di terminal rumputnya sudah tinggi, tidak ada penghuninya. Kami terminal dapat segera difungsikan dan melarang bongkar muat barang di luar terminal,” tegas Hendra.
Menyikapi hal itu, kemarin siang, Kasi Pengadaan dan Penyaluran Dinas Koperindag-UKM Kaur, Sisgiarto, SIP bersama tiga stafnya langsung mengecek lokasi Pasar Inpres. Mereka menemukan banyak los pasar yang kosong lantaran pedagang lebih memilih membuka lapak di luar pasar. “Temuan ini akan kami sampaikan kepada atasan untuk dapat ditindaklanjuti,” ujar Sisgiarto.
Terkait terminal bayangan di samping Pasar Inpres, Plt Kepala Dishub Kaur Adman Suhadi, SP mengaku sudah mendapat laporan dan akan membentuk tim untuk melakukan pemantauan. “Jika memang banyak yang bongkar muat barang di luar terminal, akan kami tertibkan,” janjinya. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here