Operator Dapodik Dituntut Teliti

0
666

KOTA MANNA – Dalam menyampaikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah para operator diminta lebih teliti supaya tidak terjad kesalahan. Sebab jika data tidak valid maka akan berdampak fatal bagi sekolah. Salah satunya guru tidak bisa menerima tunjangan profesi, sekolah tidak akan mendapatkan bantuan dari pihak Kemendikbud RI.
Demikian disampaikan Sekretaris Dinas Dikbud BS, Santono M.Pd saat membuka kegiatan Bimtek Operator Dapodik Sekolah yang digelar di aula Dinas Dikbud, kemarin (17/10)  “Bantuan dari pemerintah pusat (Kemendikbud RI) kan sekarang berdasarkan Dapodik sekolah. Kalau datanya tidak sesuai dengan faktanya maka bantuan tidak akan menyasar sekolah,” ujar Santono.
Bimtek operator Dapodik sekolah diikuti sebanyak 80 operator TK hingga SMP. Rinciannya, 21 operator TK, 25 SD dan 34 SMP. Santono berharap, pasca mengikuti bimtek para operator diharapkan lebih teliti dan berkompeten sehingga tidak pernah mengalami kesalahan dalam menyampaikan data sekolah melalui aplikasi Dapodik.
“Ikuti kegiatan semaksimal mungkin dan terapkan di sekolah. Setidaknya para operator yang mengikuti pelatihan ini bisa meminimalisir kesalahan data yang dikirim di sekolah tempat bertugas,” pungkasnya. (cas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here