Merger Sekolah, Tergantung Bupati

0
641

KOTA MANNA – Rencana merger atau penggabungan SDN 2 dengan SDN 8, SDN 9 dengan SDN 19, SDN 5 dengan SDN 16, SDN 4 dengan SDN 3 dan SDN 23, serta SDN 45 dengan SDN 55, belum juga ada kejelasan. Kepala Dinas Dikbud BS, Novianto S.Sos M.Si mengaku pihaknya menunggu SK Bupati terkait rencana merger sekolah tersebut.
Dia mengatakan dalam waktu dekat, Dinas Dikbud BS akan membahas rencana merger sekolah sebelum diajukan ke Bupati. “Besok (hari ini) kita mau rapat dengan Bupati, membahas merger sekolah ini,” ujar Novianto.
Dikatakannya, merger dilakukan lantaran terdapat perbedaan kualitas antara SD yang satu dengan SD lainnya. Padahal SD tersebut berada di satu komplek lokasi yang sama.
“Juga kerab terjadi persaingan tidak sehat antar sekolah yang ada di satu komplek. Jumlah siswa di sekolah yang tidak favorit jauh lebih sedikit,” ungkapnya.
Selain itu sekolah yang berada dalam satu komplek sulit berkembang. Misalnya untuk dijadikan sekolah rujukan karena syarat sekolah rujukan harus memiliki jumlah siswa paling sedikit 600 orang.
Selain penggabungan sekolah, Dikbud BS juga akan membahas rencana penghapusan tiga SMPN. Yakni SMPN 23, SMPN 25 dan SMPN 27 BS. Penghapusan sekolah tersebut karena setiap tahun selalu mengalami kekurangan peserta didik.
“Fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar sangat minim sehingga kegiatan belajar mengajar di kelas tidak sesuai standar nasional pendidikan. Makanya ada rencana penghapusan,” demikian Novianto. (cas)