Melaut, Tiga Remaja Tenggelam: Dua Masih Hilang

0
229
PENCARIAN: Proses pencarian korban yang hilang. Tampak korban selamat saat dimintai keterangan Anggota Polsek Maje

KAUR – Tiga remaja Desa Way Hawang Kecamatan Maje, Kaur, tenggelam saat melaut menggunakan perahu dayung di kawasan pelabuhan Wayhawang. Mereka digulung ombak saat berniat memancing.

Satu orang dinyatakan selamat setelah berhasil berenang ke tepian. Sedangkan dua korban lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (15/11) dini hari. Para korban, Lengki (20), Imam (15), pelajar kelas 3 SMP dan Aski (17) pelajar kelas III SMK.

Usai menyaksikan hiburan musik elektronik organ tunggal, ketiganya pergi memancing menggunakan perahu dayung. Ketiganya berangkat dari Pelabuhan Wayhawang. Namun belum mendapatkan ikan, perahu mereka digulung ombak.

“Kami mau mancing. Namun dalam perjalanan, perahu sudah penuh air dan tenggelam. Saya bersama kawan lainnya berupaya berenang,” ujar Aski, korban yang berhasil selamat, saat ditemui Rasel di kediamannya, Minggu (15/11).

Disampaikan Aski, saat itu dirinya berupaya berenang ketepian. Ia mengaku sempat berupaya membantu rekannya, Imam. Namun Aski mengaku kehabisan tenaga sehingga temannya terlepas.

Aski berhasil mendarat dan langsung meminta bantuan warga setempat. “Saat saya mendarat, saya tidak lagi menemukan dua rekan saya, sehingga saya meminta bantuan dengan masyarakat,” imbuhnya.

Dari hasil pencarian, warga baru menemukan perahu yang digunakan ketiganya. Proses pencarian Lengki dan Iman dilakukan warga dengan melakukan penyisiran di bibir pantai. Warga dibantu TNI/Polri, serta BPBD yang menerjunkan perahu. Namun hingga kemarin siang, keduanya belum juga berhasil ditemukan.

“Selain jalur darat, kami juga melakukan pencarian jalur laut menggunakan perahu nelayan dan menerjunkan perahu BPBD. Mudah-mudahan keduanya dapat secepatnya ditemukan,” ujar Kapolres Kaur, AKBP. Dwi Agung Setyono, SIK, MH, disampaikan Kapolsek Maje, Iptu. Cahya P. Tuhuteru, S.Tr.K.

Ditambahkan Babinsa Maje Kodim 0408/BS-Kaur, Serma. M. Zahab, pihaknya bersama Polri dan warga terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua korban hilang. Selain menelusuri melalui laut menggunakan perahu, pihaknya juga mencari dengan menyisir bibir pantai.

“Kita masih melakukan pencarian. Mudah-mudahan secepatnya dapat ditemukan. Tentunya kita berharap keduanya ditemukan dalam kondisi selamat,” ungkap Serma. M. Zahab.

Sementara itu, BPBD Kaur bersama tim Basarnas Provinsi Bengkulu, tiba di lokasi dan membuat tenda darurat. Tim langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian korban.

Pencarian melalui jalur laut dengan menyisir beberapa mil dari lokasi kejadian dan menerjunkan tim penyelam. “Tim BPBD dan Basarnas sedang melakukan pencarian, semoga dapat ditemukan secepatnya,” kata Kepala BPBD Kaur, Ujang Syafiri, S.Pd.

Tim juga menurunkan perahu karet ditambah armada milik nelayan dari Wayhawang dibantu nelayan Pelabuhan Linau. Namun cuaca yang kurang bersahabat dan keruhnya air laut sedikit menyulitkan upaya pencarian.

Terpisah, Bupati Kaur non aktif, Gusril Pausi, yang mendapat kabar, langsung datang ke lokasi. Gusril bersama tim, turut serta berpartisipasi membantu pencarian korban yang hilang.

“Atas nama tim GM, kami menyampaikan keprihatinan. Semoga korban dapat secepatnya ditemukan. Kepada petugas, kami ucapkan terima kasih sudah membantu masyarakat dan keluarga dalam pencarian,” tutur Gusril. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here