Masih Ada Bidan Desa Belum Bertugas

0
174
Pendaftaran Bidan Kontrak yang dilakukan beberapa waktu lalu

KOTA MANNA – Program Pemda BS agar setiap desa minimal memiliki satu tenaga medis bidan atau tenaga perawat, sebagian sudah dilakukan proses seleksi. Oleh Dinkes selaku OPD teknis. Hanya saja, meski seleksi selesai dilakukan, ternyata masih ada yang belum bertugas lantaran belum mendapatkan SK dari kades atau pemerintah desa, selaku instansi pengguna mereka.

Pihak Dinkes BS tak bisa berbuat banyak. Sebab, Dinkes BS mengaku tidak mempunyai kewenangan karena hanya sebatas diminta melakukan proses seleksi. “Kami (Dinkes) hanya melakukan proses seleksi sesuai aturan dan sesuai permintaan para Kades dan Camat. Kalau soal penugasan mereka itu bukan wewenang kami. Tanya saja sama kades atau camat,” saran Kepala Dinkes BS, Siswanto MSi.

Apalagi sebut Siswanto, honorariumnya para tenaga medis yang dinyatakan lulus seleksi dan bertugas di desa, dibiayai melalui Dana Desa (DD). Begitupun SK pengangkatan yang ditetapkan Kades. “Dinkes hanya sebagai pihak yang memasilitasi saja. Lewenangan penuh itu ada di pemerintah desa. Karena mereka yang menggunakan tenaga medis tersebut. Termasuk penggajian, sepenuhnya dibiayai APBDes,” sebut Siswanto.

Perekrutan tenaga kesehatan desa yang telah dilakukan menurut Siswanto meliputi seleksi administrasi, seleksi tertulis dan wawancara. Pihaknya belum bisa memprediksi berapa banyak tenaga medis yang dibutuhkan baik bidan maupun perawat. Sebab, usulan yang disampaikan pemdes yang masuk ke Dinkes tidak semuanya telah menyampaikan. Sebagian desa masih ada yang belum mengajukan usulan untuk melakukan seleksi.

“Untuk total secara pastinya kebutuhan belum tahu persis. Yang tahu berapa tenaga kesehatan yang dibutuhkan di desa adalah pemdes itu sendiri. Karena mereka yang mengusulkan. Kami hanya membantu seleksi. Nanti jika semua sudah selesai, baru akan dilakukan pembinaan bagi tenaga medis tersebut,” jelas Siswanto.

Menurut Siwanto, program ini merupakan solusi setelah desa tidak ada lagi tenaga kesehatan bidan desa lantaran sudah diangkat menjadi PNS beberapa waktu lalu. Pemkab BS akhirnya menerbitkan Perbup terkait perekrutan tenaga kesehatan yang anggarannya dibebankan melalui DD. (one)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here