Mantan Terpidana Boleh Nyalon, Asal…

0
229
SOSIALISASI ; Komisioner KPU Provinsi memberikan materi tentang pencalonan dan syarat calon di Pilkada serentak 9 Desember dalam sosialisasi yang dihadiri pengurus parpol (ANDRI - Rasel)

KOTA MANNA – KPU Bengkulu Selatan (BS), Rabu (5/8) menggelar sosialisasi syarat pencalonan maupun syarat calon bupati dan wakil bupati di Pilkada BS. Dalam sosialisasi yang dihadiri pengurus parpol yang duduk di DPRD BS ini, KPU BS mengundang Divisi SDM, Sosialisasi, dan Farmas KPU Provinsi Bengkulu, Darliansyah.

Dalam paparannya, Darliansyah menyebut jika mantan terpidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun lebih boleh mencalonkan diri di Pilkada. Hanya saja, setelah selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Jadi seorang mantan terpidana boleh asalkan sudah lima tahun lalu menjalankannya. Itu terhitung pada pendaftaran. Kalau pendaftaran September 2020, maka sudah dinyatakan bebas pada September 2015. Bebasnya bukan bebas bersyarat. Bukan pula dalam status asimilasi, melainkan bebas murni,” tegas Darliansyah.

Hal itu lanjut Darliansyah, sesuai Pasal 4 ayat (2a) jo. Pasal 4 ayat (2d) PKPU 1 Tahun 2020. Ayat 2a menyatakan bagi mantan terpidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih yang telah melewati jangka waktu lima tahun setelah selesai menjalani pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap. Ayat 2d, terhitung sejak tanggal bakal calon yang bersangkutan telah selesai menjalani pidananya sampai dengan pada saat pendaftaran sebagai bakal calon.

Darliansyah juga menyebut, bagi terpidana yang tidak menjalani pidana di dalam penjara meliputi terpidana karena kealpaan atau terpidana karena alasan politik, wajib secara jujur atau terbuka mengemukakan kepada publik, dalam bentuk iklan pengumuman di media massa harian lokal sesuai daerah calon yang bersangkutan mencalonkan diri dan/atau nasional yang terverifikasi pada Dewan Pers.

Iklan pengumuman dilakukan paling sedikit satu kali paling kecil berukuran 135×4 kolom atau 1/8 halaman koran yang dimuat di halaman satu, tiga atau halaman terkahir. “Begitu juga bagi mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pemidanaannya wajib secara jujur atau terbuka mengemukakan kepada publik,” kaya Darliansyah.

Syarat calon lainnya, bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang-ulang, bukan mantan terpidana bandar narkoba atau bukan mantan terpidana kejahatan seksual terhadap anak, tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dan tidak pernah melakukan perbuatan tercela kecuali pemakai narkotika karena alasan kesehatan, mantan pemakai narkotika yang karena kesadarannya sendiri melaporkan diri dan telah selesai menjalani proses rehabilitasi atau mantan pemakai narkotika yang terbukti sebagai korban yang berdasarkan penetapan/putusan pengadilan diperintahkan untuk menjalani rehabilitasi dan telah dinyatakan selesai menjalani proses rehabilitasi. (and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here