“Mantan” DS Jadi Saksi

0
270
KETERANGAN : Yeyen Jimas didampingi pengacaranya memberi keterangan kepada penyidik dalam pemeriksaan, kemarin (21/12)

KOTA MANNA – Yeyen Jimas, warga Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna, bersama pengacaranya kembali mendatangi panggilan penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Senin (21/12).

Kedatangan Yeyen untuk memberikan keterangan dan menyerahkan beberapa alat bukti kepada penyidik terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan dengan terlapor DS yang disampaikannya beberapa waktu lalu.

“Sebelumnya klien kami ini (Yeyen Jimas) sudah membuat laporan polisi. Tapi waktu itu prosesnya sempat ditunda penyidik karena masih tahapan pilkada. Hari ini (22/12) kami kembali datang memenuhi panggilan penyidik untuk memberi keterangan dan menyerahkan alat bukti yang dibutuhkan,” kata pengacara Yeyen Jimas, A. Yamin atau akrab disapa Omeng Law.

Adapun alat bukti yang diserahkan Yeyen ke penyidik yakni bukti transfer uang Rp650 juta ke rekening DS melalui bank Mandiri, bukti chating Yeyen dengan DS, serta bukti lain yang berkaitan dengan laporannya tersebut. Yeyen juga menyiapkan saksi yang siap menguatkan laporan dugaan penipuan dan penggelapan tersebut. Salah satu saksi yang disiapkan Yeyen adalah Sepuan Yunir yang merupakan mantan bakal pasangan calon DS untuk maju di Pilkada BS.

Alasan Yeyen menjadikan Sepuan sebagai saksi karena mengetahui mengenai pemberian uang kepada DS. Sebab penitipan uang tersebut ada hubungannya untuk keperluan proses pencalonan Sepuan sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan DS. “Selain Sepuan, adik saya Hengky juga siap menjadi saksi. Kemudian ada lagi yang hadir pada pertemuan di Jakarta terkait permasalahan ini siap juga menjadi saksi,” beber Yeyen.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmat Hadi Fitrianto, SH SIK mengatakan, pemanggilan Yeyen Jimas dalam rangka proses laporan tersebut. Pihaknya memerlukan keterangan yang bersangkutan sebagai pelapor. “Hari ini dipanggil Yeyen sebagai saksi pelapor. Selanjutnya kami akan memanggil saksi lain terkait laporan ini,” tutup Kasat Reskrim. (yoh)