Maling Ayam, Teganti Rp 500 ribu

0
192
DAMAI: Empat remaja yang ditangkap warga karena mencuri ayam tidak akan diproses sampai ke pengadilan setelah diampuni oleh pelapor. Perdamaian dilaksanakan di Mapolsek Seginim

SEGINIM – Empat remaja, warga Kecamatan Seginim yang tertangkap basah mencuri dua ekor ayam milik warga Desa Muara Danau Kecamatan Seginim diamankan ke Mapolsek Seginim. Namun empat remaja tersebut tidak akan disidang di pengadilan. Sebab korban bersedia berdamai dengan beberapa persyaratan.

Perdamaian antara empat remaja dan pemilik ayam difasilitasi Polsek Seginim. Musyawarah penyelesaian masalah dilaksanakan di Mapolsek Seginim, Jumat (22/1) dihadiri orang tua empat remaja tersebut. Ada lima poin yang disepakati dalam perdamaian tersebut.

Yang pertama empat pelaku bersedia meminta maaf ke korban selaku pemilik ayam yang dicuri. Poin kedua korban dan pelaku sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Poin ketiga, pemilik ayam meminta empat pelaku mengganti rugi Rp 500 ribu, karena tindakan yang dilakukan pelaku telah melanggar norma hukum dan kehidupan sosial ditengah masyarakat. Para pelaku pun menyanggupi hal tersebut.

Poin ke empat, pemilik ayam sepakat tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke ranah hukum. Dan poin ke lima, empat pelaku berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa kedepannya.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kapolsek Seginim, Iptu Tamsir Hasan membenarkan, pihaknya memfasilitasi penyelesaian masalah kasus pencurian ayam. “Ya, tadi (kemarin) kami pertemukan antara terlapor dan pelapor. Kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan permasalahan ini ke pengadilan, karena diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Kapolsek.

Sekedar mengingatkan, empat remaja diamankan warga setelah tepergok mencuri dua ekor ayam pada Kamis (21/1) sore. Empat pelaku sempat diarak warga keliling desa dan disanksi hukuman fisik. Sebelum diserahkan ke Mapolsek Seginim. (yoh)