Lindungi Anak Saat Ditangkap, Bapak Acungkan Parang ke Polisi

0
38
LINDUNGI ANAK : Orang Tua tersangka saat berupaya melindungi anaknya saat akan dibawa oleh aparat kepolisian, insert tersangka saat diamankan oleh Polres Kaur. (JULIANTO - Rasel)

PADANG GUCI HULU – Ka (50), warga Desa Manau IX2 Kecamatan Padang Guci Hulu nekat mengacungkan senjata tajam jenis parang kepada polisi demi membela anaknya yang akan ditangkap karena kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Hal ini terjadi ketika sejumlah anggota Polres Kaur hendak melakukan penangkapan di kediaman tersangka Ir (17), sekitar pukul 02.01 WIB, Kamis (30/7). Ir selama ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) aparat Polres Kaur. Nah, tiba-tiba ayahnya, Ka keluar dengan mengacungkan parang ke arah sejumlah aparat.

“Sempat ada upaya menghalangi petugas dari orang tuanya, namun tersangka berhasil kita amankan,” ujar Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno S.IK, MH disampaikan Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Pedi Setiawan, SH.

Dikatakan Kasat, Ir sendiri dilaporkan atas dugaan pencabulan terhadap seorang pelajar perempuan yang masih berusia 14 tahun, warga Kecamatan Kinal, pada 29 April 2020 lalu. Saat itu sekitar pukul 16.01 WIB, tersangka membawa pergi korban ke perkebunan kelapa sawit Talang Sembilan Desa Pancur Negara Kecamatan Kaur Utara.

Sesampainya disana, tersangka malah mencabuli korban. Orang tua yang mengetahui perbuatan tersangka setelah korban bercerita, langsung melaporkan tersangka ke aparat Polres Kaur. “Waktu kita lakukan penangkapan memang sempat kesulitan karena keluarga korban sempat melindungi korban. Tapi karena kita sigap akhirnya pelaku alhamdulillah berhasil kita amankan,” jelas Kasat.

Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya pelaku terpaksa harus mendekam ditahanan Mapolres Kaur dan dijerat pasal 82 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun penjara.

Tersangka sendiri kepada awak media mengakui ulahnya yang mencabuli korban, menurutnya keduanya pacaran sehingga melakukan hubungan layaknya suami istri. Bahkan dia mengaku siap menikahi korban namun malah ditangkap polisi. “Kami itu pacaran, saya sudah janji menikahinya, saya tidak pernah lari tapi sempat menginap di kebun karena takut,” tutupnya.(jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here