Libatkan Para Normal, Warga Potong Kambing

Dua Korban Perahu Terbalik di Wayhawang Belum Ditemukan

0
579
POTONG KAMBING: Proses Potong Kambing di pantai Wayhawang kemarin, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh sejumlah pihak

KAUR – Upaya pencarian dua remaja yang hilang saat melaut di Pelabuhan Wayhawang terus dilakukan, baik dari pihak keluarga, Basarnas, TNI dan Polri. Sayangnya hingga Senin (16/11) dua korban yang hilang tenggelam yakni Lengki (20) dan Imam (15) warga Wayhawang belum membuahkan hasil.

Bahkan kemarin pihak keluarga sudah mengerahkan paranormal serta memotong kambing dengan harapan keduanya dapat ditemukan. Sementara, tim Basarnas bersama dengan tim lain masih melakukan penelusuran di tengah lautan menggunakan perahu. Penyelam professional pun diterjunkan berharap agar keduanya dapat ditemukan dalam waktu dekat.

Pjs Kades Wayhawang Kecamatan Maje, Aldoni kemarin membenarkan pihak keluarga sudah meminta bantuan paranormal guna meminta petunjuk keberadaan korban. “Ya sudah minta tolong dengan paranormal. Harapan kita setidaknya mendapat petunjuk keberadaan keduanya. Mudah-mudahan secepatnya dapat ditemukan,” ungkap Kades.

Pantauan Rasel sekitar pukul 13.30 WIB pihak keluarga terlihat menyembelih seekor kambing di Pantai Wayhawang. Pemotongan kambing ini juga berkaitan dengan pencarian terhadap kedua korban. Pihak keluarga berharap mendapatkan petunjuk agar korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat tanpa kurang satu apapun.

Berbagai upaya terus dilakukan pihak keluarga. Selain melakukan pencarian jalur darat, juga melakukan pencarian dengan mengerahkan sejumlah nelayan untuk membantu proses pencarian kedua korban. Kepala BPBD Kaur, Ujang Safiri, S.Pd kepada Rasel mengaku pihaknya Bersama Basarnas Bengkulu terus berupaya untuk mencari keberadaan kedua korban.

Kemarin tm pencarian kembali mendapat tambahan personil dari Basarnas sehingga menambah tim pencarian. Selain itu juga mendapat bantuan dari tim penyelam profesional. “Sampai saat ini kita masih melakukan pencarian baik dari darat maupun laut. Mudah-mudahan keduanya dapat ditemukan,” harap Ujang.

Sebagaimana diketahui pada Minggu (15/11) tiga remaja asal Wayhawang melaut menggunakan perahu dayung sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berniat memancing ikan. Sayangnya saat sedang melaut perahu digulung ombak. Dari tiga remaja itu, hanya Aski (17), siswa SMKN 4 Kaur yang berhasil menepi ke daratan. Sedangkan Lengki yang berprofesi sebagai nelayan dan rekannya Imam, pelajar SMP sampai kemarin siang belum ditemukan. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here