Lakukan Penyemprotan, Kantor Diliburkan: Waspadai Klaster Perkantoran

0
297
SEMPROT : Kegiatan penyemprotan yang dilakukan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kaur di beberapa OPD

BS/KAUR – Sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 klaster perkantoran, pihak Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) melakukan tindakan cepat. Salah satunya melakukan rapid test terhadap sejumlah keluarga terdekat dan melakukan penyemprotan tempat tinggal serta perkantoran, khususnya tempat kerja salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan adanya tambahan lima pasien terkonfirmasi Covid-19, maka total penderita Covid-19 di BS menjadi 19 orang. Dari lima kasus baru konfirmasi Covid-19, dua di antaranya karyawan BUMD di BS, ZH dan KK berjenis kelamin laki-laki juga warga Desa Batu Lambang Kecamatan Pasar Manna. Tiga warga lainnya yakni Ed (54) berjenis kelamin perempuan, seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Pasar Pino Kecamatan Pino Raya.

Kemudian AR (25), perempuan, warga Tanjung Mulia, dan YL (57), perempuan, salah seorang ASN lingkungan Pemkab BS, yang juga warga Kelurahan Padang Kapuk Kecamatan Kota Manna. Sebagai bentuk pencegahan, Tim Satgas telah melakukan penyemprotan dan rapid test. Selain itu, aktifitas perkantoran di salah satu OPD lingkungan Pemkab BS sejak Senin (26/10) terpaksa diliburkan sementara waktu sampai beberapa hari kedepan.

“Penyemprotan dilakukan di tempat kerja dan rumah pasien khususnya di Padang Kapuk. Hal ini telah dilakukan sebagian terutama untuk pasien yang berstatus ASN di lingkungan OPD Pemkab BS dan di kediamanya. Sedangkan untuk pasien yang lain Satgas masih menunggu data yang jelas dari Dinkes terkait status dan alamat pasien. Sebab, selain karyawan BUMD, juga ada IRT dan hal itu tetap akan ditindaklanjuti,” ujar Sekretaris BPBD BS Assilawati M.Si.

Sementara itu, Kepala Dinkes BS Siswanto M.Si mengatakan saat ini BS masih dinyatakan berstatus zona orange Covid-19. Untuk itu, warga diimbau tetap waspada dan wajib menerapkan protokol kesehatan di setiap aktivitas keseharian, terutama saat keluar rumah wajib menggunakan masker, sering cuci tangan dan jaga jarak.

Begitupun untuk OPD diharapkan tetap menyiapkan fasilitas untuk cuci tangan pakai sabun, serta mewajibkan pegawai maupun tamu yang datang memakai masker dan jaga jarak. Upaya ini agar menghindari penyebaran Covid-19 khususnya di klaster perkantoran lingkungan Pemkab BS. “Sampai saat ini semua pasein masih dalam pemantauan tim medis, termasuk keluarga pasien, kami mengharapkan dukungan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Siswanto.

Terpisah, penyemprotan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 juga dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kaur. Senin (26/10) Tim Gugus Tugas menyemprotkan disinfektan di beberapa OPD. Ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri, S.Pd mengatakan, penyemprotan justru dilakukan di seluruh OPD di komplek perkantoran Padang Kempas.

“Sudah kita lakukan penyemprotan dan mudah-mudahan tidak ada penularan Covid di komplek perkantoran,” harap Ujang. Ia juga memastikan tidak ada penutupan kantor, khususnya kantor 3 ASN yang dinyatakan positif Covid. Ketiga OPD tersebut tetap buka. Hanya saja ASN atau honorer yang diduga kontak erat dengan yang bersangkutan diminta melakukan isolasi mandiri.

Untuk menelusuri kontak erat ASN yang positif, kemarin tim Gugus tugas kembali melakukan tracking dan juga melakukan rapid test di salah satu OPD. Diantaranya, 32 pegawai Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur dan hasilnya sementara ini non reaktif. “Total keseluruhan sudah ada 124 dirapid test. Sebelumnya ada 92 yang dirapid. Masing-masing 56 orang di Bappeda, 20 di Inspektorat, 12 staf wabup, 4 kantor KB dan hari ini (kemarin) 32 di BKD. Ssemuanya non reaktif,” tegas Ujang. (one/jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here