Kisruh Tapal Batas Seluma-BS Desember, Usulkan “Perlawanan” ke MA

0
48
ilustrasi

SELUMA – Pemkab Seluma memastikan bahwa pihaknya akan melakukan perlawanan terhadap Permendagri Nomor 09 Tahun 2020 tentang Tapal Batas (Tabat) Seluma-BS. Permendagri yang dinilai merugikan Seluma karena kehilangan beberapa luas wilayah, akan “dilawan” melalui pengajuan judicial review ke Mahkamah Agung (MA).

Hingga Kamis (19/11), Pemkab Seluma masih menyusun draf untuk diajukan ke MA sebagai bentuk keberatan atas Permendagri Nomor 09 tahun 2020 tersebut. Seluma tidak terima dengan sebagian wilayah tuju desa di Kecamatan Semidang Alas dan Semidang Alas Maras, ditetapkan masuk wilayah BS.

Asisten I Pemkab Seluma, Mirin Ajib, MH, mengatakan draf sedang disusun dan dipastikan segera selesai dalam waktu dekat. Namun pengajuan judicial review baru akan disampaikan pada Desember nanti ke MA.

“Saat ini sedang kami susun. Paling cepat Desember baru akan kami ajukan ke MA. Karena dalam penyusunannya, kami membutuhkan kajian tim ahli hukum serta tata negara. Itu semua agar pengajuan judicial review sesuai serta bisa disetujui oleh MA,” tegasnya ditemui Wartawan di ruang kerjanya, Kamis (19/11).

Lebih lanjut, Mirin mengatakan pada dasarnya Pemkab Seluma tetap tidak menerima keputusan Tabat Seluma-BS. Terlebih ada 7 desa yang sebagian wilayahnya masuk ke BS yang dinilai merugikan Seluma. “Ada tujuh desa yang wilayahnya masuk Bengkulu Selatan. Tentunya kami sangat menolak tabat yang tertuang dalam Permendagri Nomor 09 tahun 2020 tersebut. Karena dalam hal ini Seluma dirugikan,” tegasnya.

Asisten I mengatakan Pemkab Seluma tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 03 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Seluma dan Kaur. Dalam UU tersebut, sudah dijelaskan batas kabupaten Seluma-BS, didasarkan pada kewedanaan. Sehingga, Mirin menilai batasnya ada pada wilayah Desa Talang Alai Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM). “Bukan yang ditetapkan Permendagri (Nomor 09 tahun 2020),” tutup Mirin. (rwf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here