Keluarga Terdakwa Kasus Tipikor Dana Kesra Harapkan Ada Tsk Baru

0
90
Pengadilan Tipikor Bengkulu

KOTA MANNA – Pihak keluarga Nexle Yusita, salah satu terdakwa kasus dugaan korupsi dana Bagian Kesra Setda BS tahun 2015 berharap penyidikan kasus tersebut tidak berhenti. Mereka yakin ada pihak lain yang berperan banyak dalam pengelolaan anggaran tersebut sehingga menimbulkan kerugian negara.

“Kami berharap pihak yang terlibat dalam pengelolaan anggaran tersebut juga diproses,” kata Cahya Esten, M.Pd, adik kandung Nexle Yusita.

Selain menuangkan keinginan adanya tersangka baru dalam naskah pledoi yang dibacakan dihadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu dalam sidang Rabu (14/10) lalu.

ihak keluarga Nexle Yusita juga melakukan cara lain agar suara mereka didengar. Mereka telah konsultasi ke LSM Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu dan ke Polda Bengkulu. “Dari konsultasi tersebut, kami mendapat saran dan masukan mengenai tuntutan kami yang menginginkan agar pihak yang terlibat dalam pengelolaan anggaran di Bagian Kesra itu juga diproses sama seperti kakak kami,” ujar Esten.

Dibeberkan Esten, berdasarkan penyampaian Nexle Yusita kepada pihak keluarga. Dalam mengelola anggaran di bagian Kesra tersebut, ia hanya menjalankan peran sebagai bendahara pengeluaran. Mengenai realisasi uang dibeberapa kegiatan, ia tidak mengetahui secara pasti, apalagi sampai menikmati uang tersebut.

“Kakak saya tidak mengelola dan memegang uang kegiatan itu. Yang mengelola uang itu KPA, PPTK dan staf-staf yang lain,” beber Esten yang menyampaikan cerita kakaknya tersebut.

Menjelang sidang pembacaan putusan, keluarga Nexle Yusita berharap majelis hakim memberi keringanan. Bahkan mereka berharap Nexle Yusita divonis bebas. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here