Kecanduan Film Porno, Pelajar Perkosa Sepupu

0
654
DIAMANKAN: Tersangka pencabulan digiring menuju sel tahanan oleh Anggota Polres Kaur, kemarin. JULI/Rasel

BINTUHAN – Terpengaruh video porno, siswa kelas XII SMK di Kaur, nekat memperkosa sepupunya sendiri. Korban merupakan seorang mahasiswi yang tinggal bersama keluarga tersangka di Kecamatan Maje.
Saat kejadian, Senin (17/6), korban diajak tersangka mengantar beras kepada ayahnya yang juga paman korban yang sedang berada di kebun. Sebelum berangkat, tersangka menonton film porno melalui gawai (smartphone) miliknya.
Ternyata hal itu membuat tersangka birahi. Belum tiba di kebun milik ayahnya, tersangka menghentikan motor yang dikendarainya di sebuah jalan setapak, jalan BRT KM2 Desa Linau Kecamatan Maje.
Tersangka memaksa korban untuk melayani nafsunya yang sudah memuncak. Meski mendapat penolakan dari korban, kondisi jalan setapak yang sepi, membuat tersangka leluasa melakukan pemerkosaan.
Beberapa jam setelah kejadian, korban akhirnya melapor ke Mapolsek Maje. Senin malam, tersangka berhasil dibekuk Aparat Polsek Maje saat sedang berada di rumahnya.
Kapolres Kaur, AKBP. Arief Hidayat SIK, disampaikan Kasat Reskrim, Iptu Weliwanto Malau SIK, MH, pemerkosaan yang dilakukan tersangka kepada korban, bukan yang pertama kali. Tinggal di rumah orang tua tersangka, korban setidaknya sudah lima kali dipaksa tersangka melayani nafsu setannya.
Perbuatan pertama, dilakukan tersangka saat kondisi rumahnya sedang sepi dan hanya berdua dengan korban. Saat itu, ayah tersangka tinggal di kebun, sementara sang ibu sedang pergi menjalankan tugasnya sebagai bidan desa.
Kepada Penyidik, tersangka mengaku sebelum melakukan tindakan nekat kepada sepupunya, dirinya menonton film porno lebih dulu. “Kejadian pertama dilakukan pada Desember 2018. Saat kondisi rumah sedang sepi, korban memang ikut pamannya (ayah tersangka) untuk kuliah,” beber Kasat Reskrim.
Kepada Penyidik, tersangka mengaku tiga kali memperkosa sepupunya saat sedang berada berdua di rumahnya. Satu pemerkosaan lainnya, saat korban dan tersangka sedang berada di pondok kebun.
Sedangkan tindakan yang terakhir, dilakukan tersangka di jalan setapak saat diminta mengantar beras untuk ayahnya yang berada di kebun. “Saya benar-benar nafsu, baru menonton video porno,” ungkap tersangka.
Tersangka sendiri diketahui baru keluar dari masa hukuman atas kasus pencurian di Desa Linau pada September 2018 lalu. “Karena sering menonton film porno dan hanya berdua di rumah karena ibunya bekerja sebagai bidan dan ayahnya berada di kebun. Tindakan pemerkosaan dilakukan tersangka dengan leluasa,” pungkas Kasat Reskrim.
Kemarin, tersangka sudah dititipkan ke sel tahanan Mapolres Kaur. Tersangka dijerat pasal 46 UU RI nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT atau pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here