Kades Talang Indah Terancam Dipecat

0
127
Ilustrasi

Hamdan: Jika Ada Bukti dan Laporan BPD

KOTA MANNA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) menyayangkan prilaku tidak terpuji yang dilakukan Kades Talang Indah Kecamatan Bunga Mas berinisial SJ, yang digerebek saat sedang berduaan di dalam kamar Hotel Martini di Desa Ketaping Kecamatan Manna bersama wanita berinisial HG (37), yang bukan mahramnya.

DPMD pun akan bersikap tegas. Jika sudah ada bukti yang akurat dan laporan dari Badan Pemusyaratan Desa (BPD) setempat, DPMD BS bisa menindaklanjutinya. Termasuk tim Inspektorat Daerah (Ipda) BS dapat turun ke lapangan melakukan pemeriksaan dan membuat LHP guna tindaklanjut perihal sanksi yang akan dijatuhkan.

Jika memang terbukti melakukan perbuatan amoral, sang kades terancam sanksi berat berupa pemecatan dari jabatan. “Kami masih menunggu laporan BPD. Kalau sudah ada laporan dari BPD disertai bukti yang akurat, maka bisa ditindaklanjuti dengan sanksi. Nmaun, soal sanksi akan dibahas dulu. Bisa saja sanksi berat hingga pemberhentian jabatan,” tegas Kepala DPMD BS, Hamdan Syarbaini S.Sos.

Dikatakan Hamdan, pihaknya juga berharap tim Inspektorat Daerah melakukan pemanggilan serta pemeriksaan Kades dan beberapa sanki terkait kejadian tersebut. Jangan sampai perbuatan ini justru mencoreng nama baik aparatur desa.

“Harus ditindaklanjuti, karena ini sudah menyangkut nama baik aparatur desa. Pihak terkait harus menindaklanjutinya. Sebab, jangan sampai hal ini terulang bagi yang lain,” pungkas Hamdan.

Polisi Tunggu Visum

Disisi lain, laporan dugaan perzinahan SJ dengan wanita yang bukan mahramnya berinisial HG (37) masih didalami penyidik Polsek Manna. Polisi masih mengumpulkan bukti pendukung yang menguatkan dugaan perzinahan tersebut.

“Masih didalami. Besok (hari ini) rencananya kami akan panggil pelapor dan saksi lain untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kapolsek Manna, Ipda Davinsi Josie Sidabutar, S,Tr.K.

Sementara hasil visum dari rumah sakit hingga Senin (19/10) belum diterima pihaknya. Padahal hasil visum sangat penting sebagai bahan menguatkan dugaan perzinahan tersebut. “Hasil visum belum kami terima,” sambung Kapolsek.

Sebelumnya, JJ (35), warga Desa Talang Indah Kecamatan Bunga Mas yang merupakan suami HG melapor ke Polsek Manna atas dugaan perzinahan. Laporan itu disampaikannya karena istrinya digerebek saat bersama SJ di dalam kamar hotel Martini Desa Ketaping Kecamatan Manna. (one/yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here