Integrasikan Pendidikan Lalu Lintas ke Dalam PKN

0
14
ANTUSIAS : Kepala SMP, SD BS saat mengikuti kegiatan sosialisasi dan realisasi MoU pendidikan karakter lalu lintas dengan Satlantas Polres BS

KOTA MANNA – Kesadaran masyarakat akan tertib berlalu lintas masih dinilai rendah , terutama di kalangan pelajar. Pelanggaran yang kerap ditemui seperti tidak menggunakan helm, kebut-kebutan di jalan, berkendara melebihi kapasitas misalnya bonceng tiga (bonti) pada kendaraan bermotor dan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kanit Dikyasa Sat Lantas, Iptu Sasi Raharto saat memberikan sosialisasi sekaligus merealisasikan MoU tentang pendidikan karakter berlalu lintas dengan Dinas Dikbud BS, yang diikuti oleh seluruh Kepala SMP dan Kepala SD se BS di ruang aula Disdikbud Rabu (14/10).

“Ya kesadaran berlalu lintas ini sangat penting sekali ditanamkan sejak dini. Sebab, setelah mereka (siswa) dewasa nanti, karakter positif ini akan selalu tertanam. Sehingga, ketertiban dalam etika berlalu lintas menjadi lebih baik lagi,” ujar Sasi.

Ditambahkannya, dengan melalui program pendidikan karakter berlalu lintas yang diintegrasikan kedalam mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKN). Nantinya siswa akan diajak untuk menerapkan dan mengetahui lebih dalam tentang hal-hal yang harus dipenuhi ketika ingin berkendara di jalan raya.

“Mulai dari kesadaran batas usia minimal dalam berkendara, kemudian melengkapi atribut kendaraan dan alat pelindung diri berupa helm. Serta melengkapi identitas pengendara melalui surat izin mengemudi (SIM),” sambungnya.

Sehingga, setelah program tersebut betul-betul diterapkan. Pihaknya berharap dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama dari kalangan pelajar. “Kalau kami amati di lapangan, masih banyak sekali kasus pelanggaran lalu lintas ini. Nah inilah yang tidak boleh kita biarkan. Generasi muda harus dilindungi dan diberikan edukasi,” terang Sasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikbud BS, Drs. Muhardin, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya optimis program tersebut akan berjalan secara optimal. Nantinya, guna memastikan kondisi siswa betul-betul tertib. Pihaknya bersama anggota kepolisian akan terus rutin melakukan pemanatauan.

“Sangat bagus sekali program ini dan kami (Disdikbud) sangat mendukung. Mudah-mudahan saja kedepan generasi bangsa lebih baik lagi. Sebab, siswa yang paling baik adalah siswa yang disiplin dan taat akan aturan,” terang Muhardin.

Sedangkan untuk mulainya pendidikan karakter tersebut di sekolah, ia mengaku akan segera dilaksanakan dalam semester ini. “Harapan kami, program ini dapat terlaksana dengan baik terutama di seluruh jenjang satuan pendidikan dasar (SD/SMP),” demikian Muhardin. (cw2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here