Ini Lima Nama Cabup BS yang Diajukan Golkar

0
24

BENGKULU – Pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu, merekomendasikan 5 bakal calon (balon) Gubernur dan 36 balon Bupati ke DPP Partai Golkar. Nama itu selanjutnya akan ditetapkan masing-masing satu nama balon yang akan diusung pada Pilkada serentak 2020.

Untuk balon Bupati BS, lima nama yang diajukan adalah Budiman Ismaun, Gusnan Mulyadi, Susman Hadi, Dewi Sartika dan Darmin. Sedangkan nama Reskan Effendi yang diusung dan mampu memenangi Pilkada 2010, dipastikan gagal melaju melalui Partai Golkar.

Nama lain yang juga tidak bakal diusung yakni Hasmadi Hamid, Lesman Hawardi dan Mayor Marhan Iswandi. Untuk dapat mengusung kandidat pada Pilkada BS, Partai Golkar sendiri dipastikan wajib melakukan koalisi.

Pasalnya, Partai Golkar hanya memiliki 3 kursi DPRD BS. Dengan syarat memiliki 20 persen kursi parlemen untuk mengusung calon, Partai Golkar setidaknya harus menggandeng parpol yang memiliki satu kursi DPRD BS.

Selanjutnya, nama balon Bupati yang diusulkan untuk Balon Bupati Kaur, Gusril Pausi dan Lismidianto. Sedangkan untuk Seluma yaitu, Edison Simbolon, Suprapto, Erwin Oktavian dan Khairi Sustam.

Sedangkan untuk balon Gubernur yang diusulkan, adalah Rohidin Mersyah yang juga Ketua DPD 1 Partai Golkar. Dua Pengurus DPD I Partai Golkar, Imron Rosadi dan Ahmad Hijazi, juga diusulkan ke tingkat DPP. Dua calon lainnya adalah, Rosjonsyah yang menjabat Bupati Lebong, dan Izda Putra yang sekarang berstatus PNS BPN.

Ketua Tim Penjaringan Balon Gubernur dan Wagub Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Fretindo, mengatakan, nama-nama yang diusulkan berdasarkan keputusan rapat pleno tim penjaringan. “Nama yang kita usulkan memang hanya Cakada saja. Kita sama sekali tidak mengusulkan calon wakil kepala daerah,” ungkap Fretindo, Rabu (6/11).

Kelima nama balon Gubernur dan 36 balon bupati untuk 8 kabupaten yang menggelar Pilkada sudah diterima pengurus DPD Partai Golkar dan diteruskan ke tingkat DPP. Terkait adanya sejumlah calon yang mendaftar langsung ke DPP, Fretindo menyebut hal itu sah-sah saja dan tidak ada persoalan. Antara lain Agusrin B. Najamuddin dan Patrice Rio Capella. (cia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here