Heriadi Terdakwa Kasus Kesra Pertanyakan Tanggung Jawab PPTK

0
48
SIDANG: Proses sidang kasus dugaan Tipikor Dana Kesra Setkab BS dengan agenda pembacaan pembelaan di PN Tipikor

BENGKULU – Sidang kasus dugaan korupsi dana Kesra di Sekretariat Pemkab BS kembali dilanjutkan. Agenda pembacaan pembelaan dari terdakwa Heriadi dan Nexle Yusita di Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, sudah dilaksanakan, Rabu (14/10).

Dalam pembelaan, kedua terdakwa menegaskan ada keterlibatan PPTK dalam kasus ini. Dalam pembelaan terdakwa Heriadi yang disampaikan kuasa hukum, Syaiful Anwar, mengatakan tiga PPTK Bagian Kesra Setkab BS mengendalikan dan menjalankan kegiatan di Bagian Kesra Setkab BS. “PPTK tersebut ikut mengendalikan dan melaksanakan jalannya kegiatan di tahun 2015, dalam hal ini pak Halidi memang sudah meninggal,” ujar Syaiful.

Ia mengatakan, berdasarkan dakwaan JPU, ada kerugian negara Rp319 juta yang harus dikembalikan negara. Dua terdakwa, Heriadi dan Nexle, telah mengembalikan kerugian negara masing-masing Rp100 juta dan Rp50 juta.

Syaiful menyebut harusnya pengembalian kerugian negara bukan hanya tanggung jawab kliennya, tetapi 3 orang PPTK yang ikut terlibat dalam kegiatan. “Dimana keadilannya, harusnya ketiga orang PPTK itu juga ikut mengembalikan kerugian negara,” tegas Syaiful.

Dia menyebut tiga orang PPTK mengendalikan penuh jalannya kegiatan yang dijalankan. Ia juga mempertanyakan angka pasti yang diterima oleh kliennya dalam kegiatan itu. Sehingga Syaiful mempertanyakan besaran kerugian negara yang harus dibayarkan.

“Kita bingung, darimana muncul yang Rp319 itu. Seharusnya PPTK bisa masuk, itu baru adil,” beber Syaiful.

Terpisah, JPU Kejari BS, Muhammad Arpi, memastikan pihaknya tetap pada tuntutannya. “Kita tetap pada tuntutan yang disampaikan sebelumnya,” tegas JPU.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim, Fitrizal, mengatakan sidang lanjutan dengan pembacaan keputusan akan digelar pada 4 November mendatang. “Untuk putusan akan digelar pada 4 November mendatang,” tutupnya. (cia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here