HD Tak Ambil Pusing, RM Juga Diserang

0
160
LAPOR : Akun facebook Rukis Yanto yang dipolisikan warga. Insert pelapor menyampaikan laporan dengan sangkaan pencemaran nama baik dan ada unsur black campaign

KOTA MANNA – Menanggapi postingan akun Facebook “Rukis Yanto” yang memuat foto baliho bergambar Hartawan-Darmin (HD) dan berisi tulisan yang seakan memojokkan paslon bupati-wabup nomor urut 1 di pilkada Bengkulu Selatan itu, Tim HD tidak ambil pusing. Mereka memilih mengabaikan postingan.

“HD mengedapankan politik yang santun. Soal ada postingan di media sosial yang memojokkan HD, kami tidak ambil pusing, biarkan saja,” kata Tim Pemenangan HD, Siptin Gunawan.

Dikatakan Siptin, masyarakat sudah pintar dan pandai menilai. Sehingga postingan di media sosial yang memuat foto dan kata-kata yang mengarah untuk menjelekkan HD, dinilai tidak berpengaruh. “Masyarakat sudah pintar dan cerdas, tentu tidak akan terpengaruh dengan hal-hal seperti itu. Biarkan masyarakat sendiri yang menilai fakta sebenarnya seperti apa,” imbuh Siptin.

Sementara pasangan calon (paslon) bupati dan wabup BS nomor urut 4, Dewi Sartika dan Marwan Iswandi atau disebut RM, juga tidak mau menanggapi serius postingan akun FB tersebut. Namun ditegaskannya, akun FB Rukis Yanto bukanlah dari mereka. Meski, foto profil pada akun tersebut adalah foto mereka berdua.

“Bukan, bukan punya kami. Saya pastikan tidak ada tim saya yang punya akun itu. Sudah lama akun FB itu usil, status yang dibikinnya selalu menyinggung kami. Anak-anak (tim) terus cek siapa yang punya akun itu. Sakit mungkin ya yang punya akun FB itu,” ungkap Rika diamini Andi kepada Rasel, Jumat (16/10).

Bahkan, postingannya yang sudah mengarah ke black campaign atau kampanye hitam, tidak hanya menyerang paslon lain. Namun pihaknya lah yang sejak awal dan kerap diserang akun tersebut.

“Kita paslon maupun tim pemenangan kan sudah sepakat, tidak boleh black campaign, kampanye juga harus santun, serta damai. Mengajak masyarakat mewujudkan Pilkada ini tertib, damai dan lancar. Sejak awal saya cuek, masa bodoh dengan postingannya. Masyarakat sudah pintar, dan yakin itu bukan perbuatan kami,” tegas Rika.

Senada disampaikan Andi, sejak sebelum hingga penetapan sebagai Paslon. Akun FB tersebut kerap kali menyinggung pihaknya. Seperti menyampaikan informasi yang ngawur melalui postingannya, rasis hingga menyerang atau kampanye hitam kepada paslon lain. Seolah-olah yang punya akun itu adalah dari mereka.

“Udah sejak awal, rasis dan memprovokasi akun FB itu. Dalam statusnya, seolah kami disanjung-sanjung lalu dijatuhkan. Pada dasarnya selama ini kami diam karena kami cuek, karena kami yakin itu ulah orang yang mau provokasi, tapi yakinlah ada batasnya kami diam,” tegas Andi.

Dirinya mendukung pemilik Akun FB Rukis Yanto dipolisikan. Dia juga berharap agar pihak Polres BS segera mengungkap dan menangkap pemilik Akun FB tersebut. “Sempat hilang, terus muncul lagi. Itu orang ulahnya memang mau provokasi dan memperkeruh suasana di daerah kita. Kami di tim sudah sepakat, biar dijelekkan dikatain apa, kami tetap berupaya membalasannya dengan santun,” katanya.

Masih Didalami

Sementara itu, laporan dugaan pencemaran nama baik yang disampaikan Syaifudin Johari (51), warga Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Kota Manna oleh akun facebook Rukis Yanto masih didalami polisi. Penyidik masih mendeteksi admin akun facebook tersebut.

Masih didalami. Butuh proses untuk mengungkap admin dibalik akun facebook tersebut,” kata Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kasat Reskrim. AKP Rahmat Hadi Fitrianto, SH SIK. (yoh/yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here