Hari Ini Vaksin Mulai Didistribusikan

0
24
SIAP DISIMPAN : Dinas Kesehatan siap menyimpan vaksin yang akan didistribusikan ke Kabupaten Seluma untuk vaksin tenaga kesehatan (nakes)

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mulai mendistribusikan vaksin covid-19 Sinovac ke kabupaten/kota. Pendistrisbusian dilakukan setelah Pemprov Bengkulu menerima kepastian halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan layak edar dari BPOM.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan tahap awal, vaksin baru didistribusikan ke 3 wilayah. Yakni Kota Bengkulu, Seluma dan Bengkulu Tengah dengan masing-masing daerah menerima 3.500 dosis.

“Distribusinya kita jadwalkan besok (hari ini). Tiga daerah itu yang terdekat dengan Kota Bengkulu dan kasus positifnya cukup banyak,” beber Herwan, Selasa (12/1).

Ia mengatakan sesuai surat edaran (SE) dari pemerintah pusat, Vaksin akan didistribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) yang melaksanakan vaksinasi. Seperti rumah sakit dan puskesmas yang telah memiliki sarana dan prasarana pendukung.

Salah satunya memiliki tenaga vaksinator dan sistem rantai dingin (cold chain). Tahap awal, vaksin diberikan kepada tenaga kesehatan (Nakes). Namun pihaknya mengharapkan kepala daerah dan Unsur Forkominda di masing-masing wilayah dapat menjadi orang pertama yang menerima vaksin untuk memberikan contoh kepada masyarakat. Setelah itu, baru menyusul para Nakes dan mereka yang terlibat dalam penanganan covid-19.

“Pemberian vaksin nantinya dilakukan orang yang telah dilatih dan memiliki kemampuan dalam memberikan vaksinasi,” tegasnya. Ia mengatakan jadwal pemberian vaksin di kabupaten dilaksanakan setelah pelaksanaan vaksinasi di provinsi pada 14 Januari yang diawali dengan vaksinasi terhadpa Gubernur, Rohidin Mersyah.

Herwan mengklaim sudah menyosialisasikan proses penyimpanan vaksin, data penerima vaksin hingga tahap tata pelaksanaannya. Terutama terkait penyimpanan vaksin yang harus dilakukan di ruang bersuhu di bawah 2 derajat.

“Nanti, para tenaga kesehatan ikut divaksin secara bertahap. Pasalnya jumlah vaksin yang kita dapat baru 20 ribu dosis,” tuntas Herwan. (cia)