Dugaan Korupsi Dana Kesra Menunggu Audit BPKP

0
101

KOTA MANNA – Penyidik Unit Tipikor Sat Reskrim Polres BS, terus menggeber penyidikan dugaan korupsi uang negara di Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) BS tahun anggaran 2015. Namun hingga kemarin (6/11), Penyidik belum menetapkan tersangka kasus yang sudah diusut sepanjang tahun ini.

Terkait hal itu, Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Rahmat Hadi Fitrianto, SH, SIK, mengatakan penetapan tersangka masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari BPKP Bengkulu.

“Setelah nanti hasil penghitungan kerugian negara keluar, akan segera dilakukan proses berikutnya. Salah satunya menetapkan tersangka dalam perkara ini (dugaan korupsi dana Bagian Kesra),” tegas Kasat Reskrim.

Disampaikan Kasat Reskirm, hasil penghitungan kerugian negara menjadi salah satu bukti wajib dalam perkara Tipikor untuk bisa menetapkan tersangka. Jika belum ada bukti, maka penetapan tersangka belum bisa dilakukan.

Audit penghitungan kerugian negara sendiri hanya boleh dilakukan oleh auditor yang memiliki sertifikat. Sehingga ada legalitas untuk dapat dijadikan barang bukti dalam perkara. “Mudah-mudahan hasil audit penghitungan kerugian negara keluar tahun ini,” tambah Kasat Reskrim.

Seperti diketahui, anggaran Bagian Kesra yang diusut Unit Tipikor Polres BS bersumber dari APBD BS 2015 sebesar Rp 2,2 miliar. Anggaran dialokasikan untuk berbagai kegiatan, seperti honor pengurus masjid, safari ramadhan, bantuan karang taruna dan kegiatan lainnya. Penyidik hampir menyimpulkan kasus tersebut menimbulkan kerugian negara. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here