Dispensasi Nikah, 80% Akibat Hamil Duluan

0
53

BINTUHAN – Nikah muda biasanya disebabkan berbagai factor. Salah satunya pernikahan yang dipaksakan karena kecelakaan, married by accident (MBA), atau hamil di luar nikah.

Hal ini rupanya mendominasi pernikahan anak bawah umur di Kaur. Karena itulah, Pengadilan Agama (PA) Bintuhan mau tidak mau memberikan dispensasi nikah atau kemudahan menikah.

Hingga November 2019, PA Bintuhan sudah menerbitkan 12 dispensasi nikah. Padahal PA Bintuhan sendiri baru beroperasi 6 bulan terakhir.

Dari angka MBA, 80 persen karena si wanita sudah berbadan dua. Mirisnya, ada kasus anak yang masih berusia di bawah 16 tahun terpaksa dinikahkan oleh orang tuanya.

“Dispensasi nikah mayoritas disebabkan karena perempuannya hamil sebelum menikah. Padahal dari segi usia, mereka belum dibolehkan menikah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tapi karena sudah hamil duluan, terpaksa kami berikan dispensasi,” kata Ketua PA Bintuhan, Sri Wahyuni, M.Ag ditemui di kantornya, kemarin.

Selain MBA, pola pikir orang tua yang mengkhawatirkan efek negatif pergaulan anak, juga masih menjadi alasan tingginya angka pernikahan anak di Kaur. Apalagi di wilayah pedesaan, begitu anak perempuannya sering keluar dengan lelaki, orang tuanya bergegas menikahkan mereka.

“Orang tua tidak mau ambil risiko. Daripada dibiarkan mengarah ke hal negatif, cepetan dinikahkan saja,” imbuhnya.

Sebenarnya fenomena tingginya pernikahan anak di Kaur tidak hanya terjadi di tahun ini saja. Pada 2018, juga tidak jauh berbeda. Hanya saja selama ini belum tercatat di PA Bintuhan karena urusan agama masih ditangani PA Manna.

Namun laporan dari KUA masing-masing kecamatan, menunjukkan banyaknya anak yang mengajukan dispensasi nikah. Kondisi ini dibenarkan Kasi Binmas Kantor Kemenag Kaur, Herli Suheri S.Ag.

“Memang masih banyak laporang anak-anak mengajukan dispensasi. Bahkan dari 2018 juga banyak, tapi kebetulan kita tidak ada data karena yang menerbitkan dispensasi itu Pengadilan Agama. Setelah terbit rekomendasi, baru KUA berani menerbitkan surat nikah,” tuturnya. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here