Dewan Minta KPU Tak “Main Mata”

0
754

KOTA MANNA – Ketua DPRD BS, Barli Halim, SE meminta KPU dan jajarannya melaksanakan proses verifikasi dukungan bapaslon perseorangan secara transparan dan sesuai aturan. Hal itu untuk mencegah terjadinya kecurangan ataupun kesalahan lain dalam tahapan verifikasi.

Baca Juga: Balita Tewas Terlindas Mobil Ayahnya Sendiri

“Saya berharap proses verifikasi dukungan bapaslon perseorangan hasil perbaikan benar-benar dilaksanakan sesuai aturan,” kata Barli saat berkunjung ke kantor KPU belum lama ini. Dikatakan Barli, verifikasi dukungan bapaslon perseorangan harus benar-benar ditelusuri sesuai data dukungan yang diserahkan tim bapaslon ke KPU.

Jangan sampai pada proses verifikasi, perangkat KPU hanya melihat contoh atau perbanding beberapa saja. “Sesuai aturan, pada proses verifikasi dukungan tentu harus didatangi dan ditanyakan kepada yang bersangkutan. Jangan sampai hanya “ditembak” dari jauh saja tanpa didatangi langsung orang yang bersangkutan,” ujar Barli.

Harapan DPRD agar proses verifikasi dukungan bapaslon perseorangan dilaksanakan sesuai aturan menyusul banyaknya permasalahan yang timbul akhir-akhirnya ini. Seperti ada masyarakat yang melapor ke kepolisian karena KTP dan tanda tangan pernyataan dukungan dipalsukan. Bahkan ada nama Komisioner Bawaslu yang dicatut dalam daftar dukungan.

“Untuk mencegah adanya pencatutan dukungan atau dukungan yang palsu tentunya dibutuhkan ketelitian dari KPU. Hal itu tentunya dilakukan selama proses verifikasi,” sambung Barli.

Untuk diketahui, KPU akan melakukan verifikasi dukungan hasil perbaikan hanya untuk satu bapaslon perseorangan saja, yakni Yogi Pramadani-Suhirman Majid. Sebab hanya bapaslon tersebut yang menyerahkan dukungan perbaikan ke KPU BS. Sedangkan dua bapaslon perseorsangan lainnya, Aliman Siana-Nurmansyah Samid dan Bambang Susino-Johari Salim sudah dinyatakan gugur. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here