Cari Untung, Sabu Dioplos Dengan Tawas

0
376
Kapolres menunjukkan barang bukti sabu yang dicampur dengan tawas oleh tersangka Fa

KOTA MANNA – Otak bisnis FA alias Fa (25), warga Jalan Seroja Kecamatan Kota Manna yang telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba ini memang bikin geleng kepala. Pria yang biasanya berprofesi sebagai penjual pempek bakar ini, mencampur sabu dengan tawas.

Selain pemakai, FA yang mengaku sudah mengenal barang haram tersebut sejak duduk dibangku SMA, juga mengaku sebagai pengedar. Nah, sabu yang dia beli dari bandar, dia pakai lalu dioplosnya dengan tawas yang merupakan bahan untuk menjernihkan air sumur, dan dikemasnya kembali, untuk meraup untung yang banyak dari pemesannya

Hal itu terungkap saat Tim Opsnal Sat Res Narkoba menggeledah kediaman Fa. Dari penggeledahan, polisi menemukan beberapa bongkahan kecil tawas. Saat dikonfirmasi oleh Fa, tawas tersebut digunakan untuk mencampur sabu-sabu yang dijualnya ke sesama pemakai. “Kami menyita bongkahan tawas dari rumah tersangka. Dari pengakuan tersangka, tawas digunakan sebagai campuran sabu-sabu saat akan dijual,” kata Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kasat Narkoba, Iptu E.H Purba, MH.

Pengoplosan sabu-sabu dengan tawas dilakukan Fa dengan cara mencampurkan tawas dengan paket sabu-sabu yang akan dijualnya. Hal itu dilakukan agar tidak mengurangi berat sabu-sabu yang dijual. “Misalnya tersangka ini menjual paket sabu-sabu seberat 0,5 gram, itu biasanya dikurangi oleh tersangka untuk dikonsumsi. Tapi saat dijual ke pembeli, sabu-sabu itu dicampurnya dengan tawas dengan tujuan supaya berat dan banyak sabu-sabu yang dijual tidak berkurang,” beber Kasat Narkoba.

Kepada penyidik Fa mengaku mencampur sabu-sabu dengan tawas hanya untuk tujuan agar pembeli tidak curiga dengan paketan sabu-sabu yang dijual. Ia memilih tawas karena bentuk dan warna tawas sangat mirip dengan sabu-sabu.

Hingga Jumat (23/1), Sat Res Narkoba Polres BS masih melakukan pengembangan atas penangkapan Fa. Polisi memburu bandar yang memasok sabu-sabu kepada tersangka. “Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan lain yang berkaitan dengan tersangka,” tutup Kasat Narkoba.

Sekedar mengingatkan, Fa ditangkap pada Rabu (20/1) dini hari saat berada di rumahnya. Dari penangkapan Fa, polisi mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu, alat hisap sabu-sabu. Dan tes urine Fa juga dinyatakan positif mengkonsumsi sabu-sabu. (yoh)