Calon KPPS Terlibat Parpol

0
109
ASPRIAN TONI

KOTA MANNA – Seleksi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada 9 Desember 2020, yang dilakukan KPU Bengkulu Selatan (BS) melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS), dipastikan dilakukan selektif. Bahkan, dari hasil penelusuran di sistem informasi partai politik (sipol), ada belasan calon KPPS yang namanya terdeteksi dalam barisan kepengurusan parpol.

Komisioner KPU BS, Asprian Toni SE mengatakan, mereka yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dipastikan tidak diteruskan. KPU BS sudah memerintahkan PPS untuk mencoret calon KPPS, baik yang terlibat parpol maupun masuk dalam tim kampanye paslon.

“Yang pasti lebih dari sepuluh yang terdaftar di parpol dan PPS sudah kita perintahkan untuk diganti. Dan bukan hanya KPU, PPK (panitia pemilihan kecamatan) juga mengecek. Termasuk Bawaslu dan jajarannya,” sebut Asprian Toni. Saat ini lanjut Asprian Toni, proses perekrutan KPPS sudah masuk dalam tahapan meminta masukan dan tanggapan masyarakat.

KPPS yang terpilih akan mendapatkan SK pada 23 November dengan masa kerja hingga hingga 23 Desember. Total ada 2.730 KPPS yang direkrut untuk menggelar pemungutan suara di 390 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 158 desa/kelurahan dalam wilayah 11 kecamatan di Kabupaten BS.

Satu TPS lagi, yakni berada di Rutan Manna dengan KPPS akan diisi pegawai Rutan itu sendiri. “Masa kerjanya hanya satu bulan atau terhitung 24 November hingga 23 Desember,” imbuh Asprian Toni. Untuk Ketua KPPS akan mendapat honor Rp900 ribu, anggota Rp860 ribu dan Linmas Rp650 ribu. (and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here