Bobol Rumah, Uang Sedekah Digasak Maling

0
24
OLAH TKP: Kanit Reskrim Polsek Seginim melakukan olah TKP di rumah korban yang dibobol pelaku pencurian

SEGINIM – Pencurian dengan modus pembobolan rumah, kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Seginim. Sabtu (25/7) dini hari, rumah Ali Imron (37), warga Desa Durian Seginim Kecamatan Seginim, disatroni maling.

Dalam aksinya, pelaku mengambil beberapa barang milik korban. Di antaranya satu unit kartu ATM, satu unit HP Samsung Galaxy J2 Prime, uang tunai milik korban Rp 2 juta, serta uang sedekah di dalam kotak amal sekitar Rp 5 juta, dan tiga pak rokok Sampoerna.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil hingga Rp 10 juta. Korban pun akhirnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata, SIK melalui Kapolsek Seginim, Iptu Tamsir Hasan, membenarkan adanya laporan pembobolan rumah. Setelah mendapat laporan, Unit Reskrim Polsek Seginim langsung mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi dan melacak jejak pelaku.

“Laporan korban sudah diterima, Anggota juga sudah melakukan olah TKP. Tapi untuk pelakunya, masih dalam penyelidikan,” tegas Kapolsek.

Dalam laporan korban, pelaku melancarkan aksinya diduga sekitar pukul 01.00 WIB. Ketika itu korban dan Anggota keluarganya sedang tertidur lelap di kamar. Pelaku masuk ke bagian belakang rumah korban melalui pintu belakang yang memang tidak terkunci. Setelah itu, pelaku mencongkel pintu dapur untuk masuk ke bagian inti rumah. Berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku kemudian masuk ke dalam toko milik korban.

Saat berada di dalam toko, pelaku mengambil HP dan kartu ATM, setelah itu mengambil uang Rp 2 juta yang berada di dalam laci meja toko. Tidak berhenti, pelaku juga menggasak kotak amal yang ada di dalam toko korban yang berisi uang sedekah masyarakat dengan nilai sekitar Rp 5 juta. Pelaku juga mengambil tiga pak rokok yang berada di rak dagangan.

“Dari hasil olah TKP, pelaku masuk dan keluar lewat belakang rumah korban. Karena didapati satu pintu rusak akibat dicongkel,” beber Kapolsek. Hingga kemarin (26/7), polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan petunjuk lainnya untuk mendeteksi keberadaan pelaku. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here