Bersiap! UMKM Dapat Subsidi Bunga Pinjaman

0
56

KOTA MANNA – Pemkab BS melalui Dinas Perindagkop-UM, mengucurkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk subsidi pinjaman modal pelaku UMKM di bank yang menjadi mitra daerah. Hal itu bertujuan untuk mendukung peningkatakan ekonomi masyarakat melalui program “Sekundang Mart” yang diinisiasi Bupati, Gusnan Mulyadi.

Kepala Dinas Perindagkop-UM, Herman Sunarya, MH, mengatakan ratusan pelaku UMKM sudah terdata untuk mengajukan pinjaman subsidi modal. Namun itu akan diseleksi lebih lanjut oleh pihak bank, sebelum pengajuan pinjaman disetujui. “Kuotanya 200 pelaku UMKM. Yang terdata dengan kami untuk mengajukan pinjaman sudah ratusan, mungkin hampir 200,” ujar Herman.

Dijelaskan Herman, program subsidi pinjaman modal kepada pelaku UMKM bukan memberi modal lunak kepada pelaku usaha. Pemda hanya membantu meringankan pembayaran bunga pinjaman. Artinya masyarakat tetap wajib membayar angsuran pinjaman sesuai jumlah pokok pinjaman yang diajukan.

“Yang disubsidi pemerintah adalah bunga pinjaman di bank. Misalnya pinjaman diajukan Rp 25 juta, yang disubsidi adalah bunga dari pinjaman itu. Kalau pengembalian pinjaman inti, tetap menjadi tanggung jawab pelaku usaha,” jelas Herman.

Melalui program tersebut, jumlah pinjaman yang diajukan maksimal Rp 25 juta. Kriteria penerima subsidi bantuan modal, di antaranya wajib memiliki usaha berupa warung yang aktif dan tidak memiliki catatan buruk dalam pinjaman bank.

“Sekarang masih proses pendataan. Realisasinya mungkin dimulai sekitar Maret,” tutup Herman. (yoh)