Berkas Korupsi Eks Kades Cucupan Dilimpahkan

0
801
JULI/Rasel LENGKAP : Kasi Pidsus Kejari Kaur memperlihatkan berkas yang siap diserahkan ke Pengadian Tipikor Bengkulu terkait dugaan korupsi DD Desa Cucupan

BINTUHAN – Setelah menginap di Rutan Malabero Bengkulu terhitung 10 Oktober lalu, kemarin (25/10) penyidik Kejari Kaur memastikan berkas perkara tersangka korupsi berinisial Ma, mantan Kades Cucupan Kecamatan Tetap, dinyatakan lengkap alias P21 oleh JPU kejari kaur.
“Ya saat ini dokumen berkasnya sudah lengkap dan sudah siap kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu,” kata Kajari Kaur M Dauglas P Nainggolan, SH, MH disampaikan kasi Pidsus, Riky Musriza, SH MH
Rencananya hari ini(26/10) JPU melimpahkan berkas perkaranya dan berkas dakwaan ke PN Tipikor Bengkulu untuk dilakukan sidang perdana secepatnya. Dengan dilimpahkannya berkas tersebut nantinya jadwal sidang akan ditetapkan oleh PN Tipikor menyesuaikan dengan jadwal yang ada.
“Dengan demikian pula statusnya sebagai tersangka setelah pelimpahan ini akan menjadi terdakwa dan dilakukan penahanan lanjutan selama 20 hari ke depan,” tuturnya kemarin.  Sebelumnya, Ma sudah ditahan oleh penyidik. Ia tersandung kasus saat ia menjabat Kades Cucupan. Besaran DD yang ia kelola yakni Rp565 juta. Dari hasil audit, ditemukan kerugian Rp272 juta.
Akibat tindakannya itu Ma Disangkakan dengan dakwaan primer pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagai mana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Selain itu dakwaan susidiair pasal 3 ayat (1), pasal 9  UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagai mana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman diatas 5 tahun.
Modus Ma yakni mark Up harga, mengurangi volume barang serta pekerjaan fiktif. Ma juga disangka menyalahgunakan wewenang jabatan. Di mana dalam DD tahun 2016, Ma memegang seluruh keuangan DD. Padahal seharusnya dipegang bendahara, serta mengatur seluruh pembelanjaan DD. (jul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here