Belasan Kecelakaan, Cor Badan Jalan

0
922
JALAN RUSAK: Jalan provinsi di BS yang banyak mengalami kerusakan membahayakan dan menghambat transportasi masyarakat. GIO/Rasel

Truk Dilarang Melintas

MANNA – Kerusakan jalan provinsi di wilayah BS sangat memprihatinkan. Hampir di setiap kecamatan, jalan provinsi rusak dan belum mendapat perbaikan.
Salah satunya di Dusun Rantau Panjang Desa Ketaping Kecamatan Manna. Akibat proyek pembangunan tahun lalu yang putus kontrak, pekerjaan jalan tidak selesai. Akibatnya jalan masih banyak berlubang.
Kondisi itu membahayakan pengendara yang melintas. Tidak kurang hampir 13 pengendara sudah menjadi korban kecelakaan saat melintasi jalan tersebut.
Tidak ingin korban terus bertambah, warga setempat berinisiatif melakukan perbaikan. Kemarin (30/6), warga bergotong royong mengecor jalan yang sudah rusak parah itu.
“Hampir setiap malam ada pengendara yang kecelakaan di sini (di lokasi jalan rusak). Kami prihatin akan hal itu, makanya kami berinisiatif melakukan perbaikan. Soalnya kalau menunggu pemerintah, mungkin tidak ada perbaikan,” sindir Herman Lupti dan beberapa warga Dusun Rantau Panjang Desa Ketaping saat mengecor jalan rusak, kemarin.
Biaya pengecoran jalan rusak didapat dari sumbangan sukarela warga. Sumbangan tersebut kemudian dibelikan semen, pasir dan batu krokos.
“Uang untuk perbaikan itu didapat dari sumbangan sukarela kami. Ada juga sumbangan sukarela pengendara yang melintas. Tujuan kami memperbaiki jalan ini supaya tidak ada lagi korban yang kecelakaan, pengendara pun jadi nyaman melintas,” ujar Herman.
Dilarang Melintas
Sementara itu, kerusakan jalan provinsi juga terjadi di Dusun Bunung Keling Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya. Kondisi itu sudah lama terjadi, penyebabnya abrasi Sungai Air Pino. Namun tidak ada tindakan membuat kerusakan semakin parah. Aspal jalan hampir habis digerus sungai.
Kondisi itu jelas sangat membahayakan pengendara. Bahkan beberapa hari lalu ada pengendara yang jatuh ke arah sungai saat memaksa melintasi jalan tersebut.
Untuk mencegah korban tambahan, Kapolsek Pino Raya, AKP. Syafrizal dan Anggota, telah memasang garis polisi di lokasi tersebut. Ia juga mengimbau mobil truk agar tidak memaksa melintas di jalur tersebut.
“Mobil truk diimbau agar tidak melintasi di lokasi, soalnya sangat berbahaya. Kalau sepeda motor dan mobil kecil, masih bisa lewat. Tapi tetap harus sangat hati-hati,” ujar Kapolsek.
Penggunaan jalur transportasi yang rusak tetap harus dilakukan karena akses satu-satunya warga untuk beraktivitas sehari-hari. Seperti pergi ke sekolah dan ke kantor, mengangkut hasil kebun dan aktivitas lainnya. Jika jalan itu putus, warga empat desa harus keluar lewat jalur Simpang Pino Ulu Manna yang jaraknya sangat jauh.
Selain di Pino Raya dan Manna, jalan provinsi yang rusak amblas juga terjadi di Kecamatan Air Nipis, tepatnya di wilayah Desa Suka Rami. Aspal jalan juga hampir habis akibat permukaan tanah yang ambles saat hujan deras April lalu.
Kendaraan roda empat juga tidak bisa melintas. Jika berniat menuju arah Batu Balai, harus lewat jalan Kedurang. Sedangkan untuk kendaraan roda dua yang melintas, harus antra dan bergantian. (yoh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here